Pesulap Merah Ganti Tantang Gus Samsudin, Suruh Bawa Keris & Barang Supranatural: Kalau Berani Sini

Sebelumnya, Pesulap Merah telah mendatangi Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berada di Blitar.

Instagram/marcelradhival1, YouTube/Marcel Radhival
Pesulap Merah Ganti Tantang Gus Samsudin, Suruh Bawa Keris & Barang Supranatural 

SURYA.CO.ID - Pesulap Merah atau Marcel Radhival ganti menantang Gus Samsudin, seorang ahli spiritual di Bitar, Jawa Timur.

Sebelumnya, Pesulap Merah telah mendatangi Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berada di kawasan Kaligadu, Rejowinangun, Kecamatan Kademangan.

Kedatangan Pesulap Merah tersebut guna memenuhi undangan dari Gus Samsudin yang ingin mengajaknya melakukan pembuktian.

Pasalnya, Marcel menganggap bahwa Gus Samsudin hanya menggunakan trik tipuan untuk mengelabui masyarakat. 

Di satu sisi, Gus Samsudin yang merasa dirinya tidak melakukan pembohongan pun mengundang Marcel ke padepokannya.

Namun, pertemuan mereka malah berakhir dengan konflik. Kini, Padepokan Nur Dzat Sejati ditutup untuk sementara waktu.

Di tengah panasnya pertikaian antara keduanya, pihak Gus Samsudin mengirimkan undangan kembali untuk Pesulap Merah.

Namun, pesulap kelahiran 1995 itu tegas menolak karena terlanjut merasa dibohongi.

"Sekarang ngundang lagi dan bilang lagi mau pembuktian kaya yang sebelumnya, haha mon maap cuma orang bodoh yang terjeblos dilubang yang sama," tulis Pesulap Merah dalam akun Instagramnya pada Kamis (28/7/2022).

Dirinya mengatakan bahwa pihak Gus Samsudin telah melakukan pengusiran, padahal sebelumnya berjanji untuk menyambut kedatangannya.

"Kemarin aja udah sumpah atas nama Allah dan Rosul Sholallohu 'Alaihi Wassalam bilang ga akan di usir dan ga akan disuruh pulang, tapi nyatanya disuruh pulang dan diusir sama pengacaranya," lanjutnya dalam caption.

Pesulap Merah pun menantang Gus Samsudin dan rombongan untuk menemuinya dengan membawa barang-barang yang dinilai memiliki kekuatan spiritual.

Ia mengatakan siap membuktikan trik tipuan yang dilakukan Gus Samsudin.

"Kalo berani sini ke jakarta, bawa keris petir, bawa kelapa yang diyakini udah ada isinya, bawa batu getar, bawa tasbih yang katanya kebal, dll nanti saya buatin konferensi pers, jadi pembuktian didepan wartawan sekalian."

"Sok-sokan buat video nantang pesulap merah, tapi nggk ada satupun adminnya yang contact admin saya buat bikin jadwal pertemuan. Lagi butuh duit adsense banget ya jadi bikin konten bohongannya bawa-bawa saya terus ?," lanjut Pesulap Merah.

Baca juga: Siapa Pesulap Merah yang Bongkar Trik Gus Samsudin? Deddy Corbuzier Berikan Saran

Hingga saat ini belum ada informasi terkait kedatangan Gus Samsudin untuk menemui Marcel di Jakarta.

Pesulap Merah sendiri kerap mengunggah konten membongkar trik yang ia sebut digunakan oleh ahli spiritual dalam mengatasi masalah yang berhubungan dengan makhluk tak kasat mata seperti pengobatan santet.

Gus Samsudin pun juga tak lepas dari sorotannya.

Undangan Gus Samsudin

Sebelumnya Gus Samsudin melayangkan undangan kepada Pesulap Merah untuk datang ke Blitar guna membuktikan pengobatannya.

"Besok saya ke rumah panjenengan nggih, tanggal 28," kata Gus Samsudin kepada salah satu pasiennya, melansir kanal YouTube Padepokan Nur Dzat Sejati.

"Sekalian saya mengundang dek Marcel nih, Pesulap Merah, untuk bareng-bareng dateng ke rumah beliau. Demi Allah, demi Rasulullah, nggak ada settingan," kata Gus Samsudin di depan kamera.

"Kalau panjenengan benar-benar mau untuk melakukan pembuktian di tempat kejadian, saya undang deh untuk Pesulap Merah. Nanti kita datangi bersama-sama, monggo."

Bahkan Gus Samsudin menegaskan bahwa dirinya akan membiayai ongkos Pesulap Merah.

"Kalau panjenengan mengatakan biayanya jauh, wes saya biayai wes. Demi Allah, saya ganti ongkosnya pulang pergi. Untuk keamanan nanti bisa dari kepolisian, bisa dibantu," katanya.

Baca juga: Profil Padepokan Nur Dzat Sejati Gus Samsudin dan Besaran Tarif Pengobatan Spiritualnya, Lagi Viral

Kronologi Konflik Pesulap Merah dan Gus Samsudin

Adapun berikut kronologi konflik yang terjadi antara Pesulap Merah dan Gus Samsudin.

Hal tersebut diungkapkan Pesulap Merah di hadapan Deddy Corbuzier.

Melansir SURYA.co.id, Pesulap Merah mengungkapkan awalnya dia membongkar trik Gus Samsudin. 

Diceritakan, saat itu dia melihat video Gus Samsudin tengah berada di sebuah rumah seolah-olah terkena santet dan guna-guna.

Melihat yang dilakukan Gus Samsudin hanya sebuah trik sulap, pesulap merah pun membuat video reaction di channel youtube-nya. 

Dia beralasan agar masyarakat Indonesia tahu bahwa itu hanya sekadar trik. 

Video reaction pesulap merah langsung ditanggapi Samsudin dengan menantang dia untuk datang ke Blitar. 

"Jangan berani ngomong di youtube. Kalau berani datang ke padepokan. Demi Allah tidak akan saya usir.
Datang ke sini, mau perang monggo. Mau datang baik-baik monggo," cerita Pesulap Merah menirukan omongan Gus Samsudin, melansir YouTube Deddy Corbuzier

Pesulap Merah pun akhirnya datang ke Blitar untuk meminta penjelasan. Namun, kedatangannya justru dihadang pengacara Gus Samsudin di depan padepokan. 

Baca juga: Profil Gus Samsudin, Ahli Supranatural Asal Blitar yang Dituduh Pakai Trik Tipuan oleh Pesulap Merah

Awalnya, pengacara melarang pesulap merah masuk padepokan, namun ketika Marcel mau pulang justru dilarang. 

Pesulap merah bahkan diancam sang pengacara dan dituduh menyalahi hukum. 

Kejadian berikutnya seperti di video viral yang meredar di media sosial.

Dalam video yang viral, tampak pesulap Merah tiba-tiba didorong oleh orang tidak dikenal.

"Sudah ada sentuhan fisik," kata Marcel itu.

Setelah terjadi kericuhan, Pesulap Merah akhirnya mau menunjukkan KTP miliknya.

Sementara itu, Gus Samsudin menjelaskan, seharusnya Pesulap Merah langsung masuk ke dalam padepokan.

"Kalau semuanya masuk ke dalam, ngobrol di dalam tidak ada masalah."

"Nanti kita bareng-bareng ke tempat rumah orang yang sakit kita datangi," kata Gus Samsudin.

Dalam akhir videonya, Pesulap Merah menjelaskan kejadian setelah pulang dari padepokan.

Saat menuju stasiun, ia mengaku mendapat informasi dari warga Blitar bahwa ada timnya yang ditangkap.

"Ketika di perjalanan, ada dua tim kita yang naik motor ditangkap oleh mereka," katanya.

Pesulap Merah lalu memutuskan untuk mendatangi Polres Kabupaten Blitar.

Didampingi pihak kepolisian, dirinya bertemu kepala desa yang sebelumnya ia temui di padepokan milik Gus Samsudin.

Pesulap Merah lalu mendapat penjelasan jika dua orang timnya hanya dimintai keterangan.

Setelah itu, ia mengaku dibawa ke Polres Kabupaten Blitar untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

"Kami tidak tahu siapa yang melapor, menurut informasi polisi, ada warga Blitar yang melaporkan terjadi pengeroyokan antara padepokan ke Pesulap Merah," jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian sudah memproses laporan terkait orang yang membuat rusuh di padepokan milik Gus Samsudin.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved