Berita Gresik
Jembatan Penghubung Permukiman dan KIG Ganggu Aktivitas, Warga Gresik Berharap Segera Diperlebar
selama ini jalan menuju jalan raya Dr Wahidin Sudirohusodo di Kecamatan Kebomas sangat berliku dan jalan kurang lebar
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - Warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik memprotes Kawasan Industri Gresik (KIG), akibat keberadaan jembatan yang menghambat mobilitas masyarakat. Sedangkan upaya pelebaran jembatan penghubung di permukiman itu, malah seperti terhambat izin dari KIG.
Warga berharap ada pelebaran jembatan yang menghubungkan kawasan permukiman dengan KIG itu. Sebab selama ini jembatan itu hanya cukup untuk kendaraan bermotor. Dengan pelebaran maka jembatan itu bisa dilalui kendaraan roda empat, juga untuk akses darurat kendaraan kebakaran dan mobil ambulans.
Salah seorang warga, Amin mengatakan, selama ini, di KIG ada jalur kendaraan mobil pribadi tetapi melalui Jalan Utara Tridharma, Jalan Siti Fatimah Binti Maimun, Jalan Raya Manyar Desa Roomo, Jalan Desa Yosowilangun dan Jalan Bali.
"Warga Desa Randuagung ingin membangun sendiri jembatan penghubung antara kawasan industri Gresik. Sebab, selama ini banyak tenaga kerja juga kost dan dari Desa Randuagung, sehingga jembatan tersebut bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat," kata Amin.
Lebih lanjut Amin menambahkan, Pemerintah Desa Randuagung sudah menyiapkan dana untuk membangun jembatan tersebut, namun masih terkendala izin dari KIG.
Menurut Amin, selama ini jalan menuju jalan raya Dr Wahidin Sudirohusodo di Kecamatan Kebomas sangat berliku dan jalan kurang lebar. Sehingga dibutuhkan akses jembatan darurat untuk kendaraan pribadi, mobil pemadam kebakaran dan ambulans.
"Semoga, segera ada izin dari KIG. Selama ini, warga Desa Randuagung dengan KIG bertetangga tetapi kami yang sering jadi korban bencana industri," imbuhnya.
Sementara manajemen KIG tidak bisa dikonfirmasi, sebab penjelasan dari satpam mengatakan bahwa seluruh manajemen KIG sedang mengikuti pelatihan K3K (Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
"Maaf seluruh manajemen sedang mengikuti pelatihan K3K selama dua hari. Mulai hari ini sampai besok," kata Henny Wahyudi, petugas satpam KIG. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Pelebaran-jembatan-di-Gresik-terkendala-izin.jpg)