Bacaan Tahlil Lengkap NU dalam Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Kata kunci 'bacaan tahlil lengkap NU' tengah banyak diburu masyarakat di mesin pencarian Google. Berikut bacaannya

Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
Canva
Ilustrasi - Bacaan Tahlil 

SURYA.CO.ID - Kata kunci 'bacaan tahlil lengkap NU' tengah banyak diburu masyarakat di mesin pencarian Google.

Apalagi pada Hari Jumat seperti hari ini, bacaan tahlil menjadi amalan sunnah setelah Sholat Maghrib, khususnya di kalangan masyarakat Nahdlatul Ulama ( NU).

Tahlil, menurut buku yang ditulis oleh Quraish Shihab, diartikan sebagai kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah artinya Tiada Tuhan Selain Allah.

Sebutan tahlil kemudian dipakai untuk kumpulan doa untuk mendoakan orang meninggal.

Selain untuk mendoakan orang meninggal, bacaan tahlil juga dibaca untuk doa ziarah kubur, amalan Kamis malam Jumat dan Hari Jumat.

Berikut bacaan tahlil dan doa arwah dikutip dari Kitab Majmu' Syarief

1. Pengantar Al-Fatihah

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Ila hadrotin nabiyi Shollallahu 'alaihi wasallam, wa alihi wa shohbihi syaiun lillahi lahumul fatihah..

Artinya, “Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah…”

2. Al Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin.

Artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami.”

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved