Pemilu 2024

BHS-Samsul Hadi Ungguli Muhdlor-Subandi di Pilkada Sidoarjo 2024; 3 Tokoh Muda Terdongkrak Medsos

Kholili menyebut bahwa nama-nama itu kerap muncul di media sosial (medsos) sehingga dikenal masyarakat

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya/m taufik
Direktur Operasional Lembaga Survey Archi, Muhammad Kholili memaparkan hasil surveynya di Sidoarjo 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Tiga orang tokoh muda Sidoarjo mendadak jadi perbincangan karena punya elektabilitas cukup tinggi menjelang Pemilu 2024. Mereka adalah Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo, Samsul Hadi; Manager Deltras yang juga ketua HIPMI Sidoarjo, Dian Felani, dan Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Adam Rusdy.

Dari hasil survey lembaga Accurate Research And Consulting Indonesia (Archi), ketiganya bersaing dalam bursa calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo.

“Dian Felani di angka 11,75 persen, Samsul Hadi 10,75 persen, dan Adam Rusdi 13 persen,” kata Direktur Operasional Archi, Muhammad Kholili saat memaparkan hasil survey kepada sejumlah wartawan di Sidoarjo, Selasa (26/7/2022).

Bahkan ketika disimulasikan nama Samsul Hadi sebagai calon wabup bergandengan Bambang Haryo Soekartono (BHS), survey Archi menyebut bisa menang dari pasangan Ahmad Muhdlor – Subandi. Hasilnya, BHS-Samsul Hadi 35,1 persen dan Muhdlor-Subandi 31,7 persen.

Simulasi lain, ketika Gus Muhdlor gandeng Adam Rusdi malah bisa meraih 32,6 persen melawan Subandi – Usman dengan 23,3 persen.

“Tiga nama tokoh muda yang muncul dalam survey ini juga mengagetkan kami. Samsul Hadi dan Adam Rusdi memang sempat beberapa kali muncul, namun yang baru ini ada nama Dian Fellani. Ini juga kejutan,” urainya.

Ditanya tentang faktor mencuatnya popularitas ketiganya, Kholili menyebut bahwa nama-nama itu kerap muncul di media sosial (medsos) sehingga dikenal masyarakat. Selain itu, ketiganya juga selama ini aktif di beberapa kegiatan, meski tidak punya jabatan strategis di pemerintahan.

Sementara terkait nama calon Bupati Sidoarjo, survey Archi menyebut bahwa BHS unggul dari Muhdlor dan Subandi. Rinciannya, BHS di angka 16,3 persen, Muhdlor 13,9 persen, dan Subandi 7,1 persen.

“Gus Muhdlor dan Pak Subandi memang menjabat, tetapi sepertinya masyarakat belum merasakan hasil konkret dari kinerja mereka. Sementara BHS, meskipun tidak menjabat, tetap bergerak di kalangan bawah,” jawab Kholili saat ditanya tentang indikator tersebut.

Dalam kesempatan ini, Archi juga sempat membeber hasil survey terkait partai politik di Surabaya dan Sidoarjo. Disebutkan bahwa PDIP bersama PKB dan Gerindra masih yang teratas, disusul beberapa partai besar lainnya.

Termasuk nama-nama calon legislatif dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota juga dibeber. Nama-nama lama seperti Saikul Islam, Bambang DH, Arzeti, Rahmat Muhajirin, dari sebagainya masih unggul.

Namun ada beberapa nama baru yang sedang menjadi perhatian. Seperti Lita Machfud Arifin, Ipong Muchlisoni, dan beberapa nama lain yang bakal maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Surabaya – Sidoarjo. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved