Berita Mojokerto

Anggaran Rp 38 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan dan Rehab Sekolah Rusak di Kabupaten Mojokerto

Pemkab Mojokerto menggelontor anggaran Rp 8 miliar untuk perbaikan gedung sekolah rusak, dana dari pemerintah pusat melalui DAK senilai Rp 30 miliar.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Adi Mahendarto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelontor anggaran untuk perbaikan gedung sekolah rusak di Tahun 2022.

Tak tanggung-tanggung, Pemkab Mojokerto telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 8 miliar yang digunakan untuk pembangunan unit sekolah baru atau ruangan kelas dan rehabilitasi gedung sekolah di Kabupaten Mojokerto

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Adi Mahendarto mengatakan, rehabilitasi sekolah di tahun ini menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) kurang lebih sekitar Rp 8 miliar.

Sedangkan, dana dari pemerintah pusat untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yaitu senilai Rp 30 miliar.

"Totalnya sekitar Rp 38 Miliar, dari ABPD Kabupaten Mojokerto sekitar Rp 8 miliar sekian dan APBN senilai Rp 30 miliar," jelasnya, Senin (25/7/2022).

Adi juga menjelaskan, ada delapan proyek pembangunan unit sekolah baru atau ruangan kelas melalui metode lelang.

Di antaranya dua TK di wilayah Kecamatan Dawarblandong dan Mojosari dengan anggaran masing-masing Rp 900 juta.

Kemudian, rehabilitasi gedung sekolah di dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Pacet dan Kecamatan Kemlagi.

Pembangunan ruangan kelas baru di empat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yaitu SMP di Kecamatan Kutorejo, Kecamatan Dlanggu, Kecamatan Mojoanyar dan Kecamatan Kemlagi.

"Pembangunan ruang kelas SMP Kemlagi senilai Rp 1,1 miliar dari anggaran APBD," ungkapnya.

Adi menerangkan, rehabilitasi gedung sekolah dengan sasaran 24 lembaga sekolah di wilayah Kabupaten Mojokerto melalui metode Penunjukan Langsung (PL).

Adapun rehabilitasi meliputi perbaikan atau pembangunan toilet, rehab sedang ruangan kelas, dinding, atap dan lain-lain.

Salah satu rehabilitasi gedung sekolah di antaranya perpustakaan SDN Segunung Rp 113,8 juta, SDN Kwedenkembar Rp 113,9 juta dan SDN Japanan yang masing-masing sekitar Rp 113,9 juta.

Sedangkan, paling banyak pembangunan/rehabilitasi gedung sekolah SDN (TMMD) senilai Rp 181,9 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved