LIGA ITALIA

Liga Italia; Allegri Optimis Juventus Raih Schudetto, Ini Alasannya

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri optimis  timnya akan menjadi juara musimm 2022-2023.

Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
Kompas.com
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri 

SURYA.co.id I Pelatih Juventus Massimiliano Allegri optimis  timnya akan menjadi juara musimm 2022-2023.

Allegri mengaku ia sudah meletakkan dasar permainan Juventus dan siap diledakkan di musim 2022 - 2023, yang akan diputar mulai 13 Agustus 2022 mendatang.

Dikutip SURYA dari Livescore.com,  Allegri kembali ke Turin pada awal musim 2021-22 dan hanya bisa membawa Juve finis urutan keempat di Serie A.

Di tahun kedua bersama Juventus musim ini, Allegri optimis bisa  membawa Juventus meraih schudetto, bersaing dengan juara bertahan AC Milan dan runner-up Inter Milan, maupun Napoli yang tahun lalu finis di urutan ketiga.

Dikatakannya, musim lalu,  menjadi musim buruk baginya. Juventus sama sekali tidak mendaptkan gelar, setelah di final Coppa Italia kalah adu pinalti dari Inter Milan. Lalu di Liga Champions tersingkir di babak 16 besar dari Villarreal.

Baca juga: LIGA ITALIA: Matthijs de Ligt, Tinggalkan Juventus, Jadi Rekrutann ke-4 Bayern Munchen

Matthijs de Light, bek andalan Juventus resmi boyong ke Bayern Munchen untuk musim 2022-2023
Matthijs de Light, bek andalan Juventus resmi boyong ke Bayern Munchen untuk musim 2022-2023 (transfermarkt)

Untuk tahun ini, Allegri optimis bisa memetik schudetto. Performa Juventus yang sudah lebih baik, menjadi alasan pertama  Allegri berani koar-koar soal juara

Ia menyebut  musim pertamanya, merupakan fase meletakkan dasar menuju juara dan itu sudah berhasil dilakukan.

"Seperti biasa, kami mulai mencapai semua target musiman, pemain yang sangat penting telah tiba, beberapa berpengalaman dan yang lainnya lebih muda," katanya kepada wartawan.

"Bagi kami, ini akan menjadi tahun kedua dan ini adalah titik awal yang baik. Kami memiliki tugas untuk memenangkan Scudetto, terutama setelah menyelesaikan musim lalu tanpa trofi untuk pertama kalinya dalam 10 tahun."

Selebrasi gelandang Prancis Paul Pogba usai mencetak gol ke gawang Nigeria pada laga 16 Besar Piala Dunia 2014 di Mane Garrincha National Stadium, Brasilia (30/6/2014)
Paul Pogba balik ke Juventus setelah beberapa musim di Manchester Unuted (MU).  (foto/afp)

Alasan kedua, masuknya sederet pemain top.

Juve telah  membawa Angel di Maria dari Paris Saint-Germain dan menandatangani kembali Paul Pogba dengan status bebas transfer dari Manchester United.

 Juve mendatangkan Bremer sebagai pengganti Matthijs de Ligt yang hengkang ke Bayern Munich.

"Pogba dan Di Maria luar biasa, lalu kami memiliki pemain muda seperti [Federico] Gatti dan lainnya yang harus saya evaluasi," tambahnya.

“Saya juga sangat senang dengan kedatangan Bremer, dia memiliki karakteristik yang kami cari dan dia sangat mengandalkan fisik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved