Superball

Sepakbola Jatim Terus Bangkit dan Kejar Medali Emas PON 2024 di Aceh dan Sumut

Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB mengatakan, sepakbola Jatim sudah kembali dengan raihan medali perunggu di PON 2021 Papua

Editor: Fatkhul Alami
Humas PSSI Jatim
Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB mengatakan, sepakbola Jatim sudah kembali bangkit pasca kegagalan tampil di babak utama PON XIX/2016 di Jawa Barat dengan raihan medali perunggu di PON 2021 Papua. 

 

SURYA.co.id | SURABAYA - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim bertekad terus membangkitkan prestasi sepakbola usai capaian medali perunggu pada PON XX/2021 di Papua. Juara alias medali emas jadi incaran Jatim selanjutnya.

Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB mengatakan, sepakbola Jatim sudah kembali bangkit pasca kegagalan tampil di babak utama PON XIX/2016 di Jawa Barat dengan raihan medali perunggu di PON 2021 Papua.

"Kami sudah banyak diskusi dengan Ketua KONI Jatim terkait persiapan (sepakbola Jatim menuju PON 2024). Target kita pasti yang terbaik (emas) di PON 2024," sebut Ahmad Riyadh di sela-sela Kongres Biasa PSSI Jatim di Surabaya, Rabu (20/7/2022).

Untuk itu, Riyadh menyampaikan, PSSI Jatim dalam rapat komite eksekutif kembali menetapkan Wakil Ketua PSSI Jatim, Amir Burhanuddin sebagai penanggung jawab tim sepakbola Jatim pada PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Persiapan sepakbola Jatim untuk PON 2024 pun sudah mulai dilakukan, yakni dengan menyiapkan nama pelatih yang akan menjadi juru taktik tim Jatim.

Beberapa nama calon pelatih tim sepakbola Jatim di PON 2024, yakni Uston Nawawi (Persebaya Surabaya), Joko Susilo (PSKC Cimahi Jawa Barat) dan Fakhri Husaini (Persela Lamongan).

Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil menuturkan, pihaknya menaruh harapan besar kepada PSSI Jatim untuk bisa mendukung Jatim dalam meraih prestasi di PON 2024.

"Terima kasih atas sumbangan medali perunggu di PON Papua. Torehan itu melampaui target awal hanya lolos babak kualifikasi. Mudah-mudahan di PON berikutnya ada upaya memberi yang lebih baik," tutur Nabil.

Anggota Komite Eksekutif PSSI Pusat, Haruna Soemitro menjelaskan, Jatim menjadi barometer dan indikator sepakbola nasional.

"Apa yang terjadi di Jawa Timur menjadi ukuran nasional baik maupun buruknya," tutur Haruna.

Untuk itu, ia berharap, dengan adanya Kongres PSSI Jatim ini bisa menghasilkan pikiran dan ide baru yang dapat memajukan prestasi sepakbola Jatim.

"Saya berharap konsolidasi organisasi seperti ini diperlukan agar punya visi misi sama membawa organisasi ini mendapat prestasi terbaik," tutup Haruna.

 

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved