Berita Tuban

Pasca Dilaporkan ke Polisi Terkait Protes Bansos di Facebook, Laporan ke Mbah Salmo Dicabut

Ia berharap Mbah Salmo tidak mengulangi perbuatannya, dengan memposting kata-kata yang tidak pantas di media sosial.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m sudarsono
Mbah Salmo saat ditemui seusai dilaporkan kadesnya, terkait keluhannya di Facebook 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Kasus protes pembagian bansos di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, melalui media sosial Facebook sempat menyita perhatian.

Pasalnya, pengunggah Mbah Salmo (62) mengeluh di media sosial Facebook hingga dilaporkan Kadesnya ke Polsek Montong, Sabtu (16/7/2022).

Postingan serta komentarnya di media sosial dianggap menyinggung pemerintah desa, baik kepala desa maupun perangkat setempat.

Namun terbaru laporan dari Kepala Desa Guwoterus, Pudji dicabut.

"Benar laporan sudah saya cabut," kata Kepala Desa kepada wartawan, Kamis (21/7/2022).

Ia menjelaskan, saat ini sudah damai dengan Mbah Salmo, pihak terlapor juga sudah minta maaf.

Ia berharap Mbah Salmo tidak mengulangi perbuatannya, dengan memposting kata-kata yang tidak pantas di media sosial.

Bahkan, juga sudah dibuatkan surat pernyataan yang melibatkan kepolisian.

"Sudah minta maaf ke saya dan perangkat juga, pesannya jangan sampai terulang lagi," ucap Kades.

Sementara itu, Kapolsek Montong, Iptu Haryono, membenarkan terkait pencabutan laporan Kades ke Mbah Salmo.

Setelah dilakukan pemeriksaan lalu mediasi di Polsek, hasilnya kedua belah pihak sepakat saling memaafkan.

"Sudah dicabut, mereka saling memaafkan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang kakek di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, tak mengira bakal berusan dengan hukum.

Berawal dari postingan mengeluh di media sosial Facebook, Salmo (62), warga setempat dilaporkan Kadesnya ke Polisi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved