Membaca Surat Al Mulk Rutin Dapat Terhindar dari Siksa Kubur, Simak Penjelasan Gus Baha
Benarkah membaca Surat Al Mulk secara rutin dapat menghindarkan diri dari siksa kubur? Berikut penjelasan Gus Baha.
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Benarkah membaca Surat Al Mulk secara rutin dapat menghindarkan diri dari siksa kubur? Berikut penjelasan Gus Baha.
Untuk diketahui, Al Mulk merupakan surat ke-67 dalam Al quran dan turun di Mekkah.
Surat Al Mulk berarti Kerajaan yang di ambil dari kata Al Mulk yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci.
Baca juga: KUMPULAN Surat Pendek yang Dibaca saat Sholat Tahajud Sesuai Anjuran Ulama
Keutamaan membaca Surat Al Mulk dijelaskan dalam ceramah KH Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha.
Gus Baha menyampaikan keutamaan Surat Al Mulk berdasarkan Tafsir Ibnu Katsir, yang sedang jadi tema ceramah kala itu.
Awalnya Gus Baha menjelaskan, bahwa Surat Al Mulk atau surat-surat di dalam Alquran itu bisa jadi syafaat atau pertolongan saat manusia sudah meninggal. Salah satunya selamat dari siksa kubur.
"Di antara yang dipahami semua ulama, bahwa Alquran bisa mensyafaati. Bedanya, Syafaat Alquran itu menghalau atau menghadang orang biar gak sampai kena adzab. Tapi kalau syafaat selain Alquran itu yang sudah kena adzab diambil dari adzab itu," terang Gus Baha.
Kemudian Gus Baha menyinggung tentang hukum manusia dan malaikat.
"Malaikat itu juga kena konstritusi aturan fiqih, jika manusia gak boleh menendang orang hapal Alquran atau meludahi orang hapal Alquran, maka malaikat juga kena aturan itu," jelas Gus Baha menghubungkan Alquran sebagai Syafaat.
Untuk itu malaikat tidak bisa menyiksa makhluk atau manusia di alam kubur, apabila dia memiliki hapalan salah satu surat di dalam Alquran.
"Rasulullah dawuh, Surat Tabarok (Al Mulk) disebut sebagai munjiyah, surat yang bisa menyelamatkan yang hafal, dari siksa kubur. Makanya banyak yang menghafalkan Surat Tabarak"
"Untuk meredam kemarahan malaikat itu hapal Surat Tabarak, syukur-syukur bisa hapal 114 surat. Sehingga adat orang-orang Jawa selain hapal Yasin, hapal Tabarak, bisa mensyafaati" jelas Gus Baha.
Simak penjelasan Gus Baha selengkapnya mulai 5.54
Selain itu membaca Surat Al Mulk memiliki keutamaan lainnya, seperti yang dijelaskan dalam Alquran dan hadist berikut, melansir TribunMenado.com (Grup Surya.co.id):
1. Diampuni dosanya
ـ(1) عن أبي هريرة، عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: سورة من القرأن، ثلاثون اية؛ تَشْفَعُ لصاحبها حتى يُغْفَرَ له: تبارك الذي بيده الملك. (رواه أبو داود واللفظ له, والترمذي وغيرهما، وصححه ابن حبان والحاكم والذهبي، وحسنه الترمذي والألباني)ـ
Dari Abu Huroiroh, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
“Ada surat dari Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat memberikan syafa’at bagi ‘temannya’ (yakni orang yang banyak membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu: Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk“. (HR. Abu Dawud dg redaksinya, diriwayatkan pula oleh at-Tirmidzi dan yang lainnya. Hadits tersebut shohih dan telah di-shohih-kan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim, dan adz-Dzahabi, sedangkan at-Tirmidzy dan Albani menghasankannya).
ـ(2) عن أنس بن مالك قال، قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: سورة من القرآن، ما هي إلا ثلاثون آية، خاصمت عن صاحبها حتى أدخلته الجنة، و هي تبارك. (رواه الطبراني في المعجم الأوسط وحسنه الألباني في صحيح الجامع)ـ
Anas bin Malik mengatakan, Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam bersabda:
“Ada surat dari Alqur’an, ia hanya terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat membela ‘temannya’ sehingga memasukkannya ke surga, yaitu: Surat Tabarok“. (HR. Thobaroni dalam Mu’jamul Ausath, dan dihasankan oleh Albani dalam Shohihul Jami’)
ـ(3) عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: من قرأ تبارك الذي بيده الملك كل ليلة، منعه الله عز وجل بها من عذاب القبر، وكنا في عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم نسميها “المانعة”، وإنها في كتاب الله عز وجل سورة، من قرأ بها في ليلة فقد أكثر وأطاب. (رواه النسائي واللفظ له والحاكم وقال صحيح الإسناد وحسنه الألباني)ـ
2. Dihindarkan dari siksa kubur dan siksa neraka
Keutamaan kedua yang dapat diperoleh dari membaca surat Al Mulk adalah dijauhkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang pedih.
Abdulloh bin Mas’ud mengatakan: “Barangsiapa membaca surat Tabarokalladi bi yadihil mulk setiap malam, maka Alloh azza wajall menghindarkannya dari adzab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam- (masih hidup) menamainya “al-Mani’ah” (penghindar/penghalang). Sungguh surat tersebut ada dalam Kitabulloh, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i dengan redaksinya, diriwayatkan pula oleh al-Hakim dan ia mengatakan: sanadnya shohih, dan dihasankan oleh Albani)
3. Menjauhkan diri dari maksiat
Dalam surat atau surah Al Mulk disebutkan bahwa orang yang taat pada Allah adalah orang yang tetap taat meskipun tidak ada, sebagaimana dalam firman Allah SWT berikut ini:
“Mereka itu takut pada Allah di kesunyian ketika mereka tidak nampak di hadapan manusia lainnya. Mereka pun taat pada Allah dalam keadaan sembunyi-sembunyi. Tentu saja dalam keadaan terang-terangan, mereka pun lebih taat lagi pada Allah” ( QS Al Mulk : 12)
4. Menjadikan orang bertawakal
Dalam surat Al Mulk ayat 15, Allah juga menunjukkan isyaratnya mengenai perintah berjalan di muka bumi untuk mencari rizki dengan berdagang, bertani dan sebagainya.
Hal ini menunjukkan bahwa tawakkal bukan berarti hanya berserah diri pada Allah melainkan juga bekerja dan berusaha.
Allah Ta’ala selanjutnya berfirman,
هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ
“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya.” (QS. Al Mulk: 15).
Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/surat-al-mulk-30-ayat-keutamaannya-dijauhkan-dari-maksiat-dan-siksa-kubur.jpg)