Berita Kota Surabaya

Oknum Satpol PP Surabaya Jadi TSK Penggelapan Barang, Cak Eri : Menodai Perjuangan untuk Rakyat!

Kepada jurnalis, Mas Eri menyerahkan sepenuhnya penindakan oknum mantan petinggi Satpol PP tersebut kepada para penegak hukum

surya/bobby constantine koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan penjelasan kepada ASN Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyayangkan Oknum Satpol PP Surabaya yang kini jadi tersangka penggelapan barang sitaan. Pihaknya mengingatkan kepada para bawahannya untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran.

Kepada jurnalis, Mas Eri menyerahkan sepenuhnya penindakan oknum mantan petinggi Satpol PP tersebut kepada para penegak hukum. Mas Eri siap mendukung penuh.

"Ketika ada salah satu pegawai pemkot yang melakukan kesalahan dan itu juga dengan sengaja serta melanggar akhlak dan akidah agama ya jalani itu (hukuman)," tegas Mas Eri di Surabaya, Jumat (15/8/2022).

Sejak awal, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran penegak hukum untuk memproses kasus yang telah terungkap sejak Mei lalu ini. "Sehingga saya sampaikan, pemeriksaan ini harus berlanjut, salah atau benar itu (akan) terbukti di pemeriksaan," katanya.

Pemkot akan menjalankan putusan pengadilan nantinya. Termasuk memberikan sanksi terberat apabila yang bersangkutan memang dinyatakan bersalah. "Ketika terbukti ya silakan tanggungjawab atas perbuatan itu," ia menekankan.

Pihaknya melalui pihak Inspektorat juga terus berkoordinasi dengan penegak hukum. Sebelumnya, pihak Inspektorat juga telah melakukan pemeriksaan internal sesuai regulasi yang berlaku.

"Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan. Di situ sudah ada tahapannya (sanksi), mulai ringan, sedang, hingga berat. Lek wes kaya ngono iku (kalau sudah seperti itu), ya (hukuman) berat lah," katanya.

Terpenting, Mas Eri berharap kasus ini menjadi perhatian bagi para pejabat lain di pemkot. Ia tak ingin anak buahnya tersandung kasus serupa di kemudian hari. "Ini jadi pembelajaran terakhir jangan pernah terulang lagi. Ini sebagai pelajaran," tegas mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Di bawah kepemimpinannya, pihaknya mengingatkan bahwa semangat pemkot adalah membahagiakan warga Surabaya. Salah satu strateginya adalah melalui semangat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.

Seharusnya, kata Eri, Satpol PP Surabaya menjadi salah satu pendukung di dalamnya. "Kepada pegawai pemkot, waktunya ini bergotong royong menggerakkan padat karya untuk kebahagiaan warga Surabaya," tegasnya.

"Saya sudah mengatakan, pemkot hari ini adalah berjuang untuk rakyat. Kami menggerakkan ekonomi kerakyatan dan jangan sampai ada salah satu yang menodai itu dengan berbuat yang tidak baik," tambahnya.

Munculnya kasus pidana di lingkungan pemkot sama halnya dengan mencoreng semangat kebersamaan ini. "Kami tidak ingin ada yang menodai perjuangan ini. Kami sudah bergotongroyong membangun ini," ia menguraikan.

Untuk diketahui, oknum ASN Satpol PP Kota Surabaya berinisial F resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan penggelapan barang hasil sitaan. Dan saat ini yang bersangkutan telah ditahan.

Penetapan tersangka itu dilakukan Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor Print-05/M.5.10/Fd.1/07/2022 tanggal 13 Juli 2022.

"Pada tersangka juga dilakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Kelas 1 Surabaya Cabang Kejati Jatim," kata Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Danang Suryo Wibowo dalam pernyataan yang diterima SURYA, Kamis (14/7/2022) lalu.

Dalam pernyataan tertulis, Danang menjelaskan bahwa sekitar bulan Mei lalu tersangka diduga menjual barang bukti hasil kegiatan penertiban. Barang penertiban oleh Satpol PP Kota Surabaya ini berada di gudang Satpol PP di Jalan Tanjungsari 11-15 Surabaya. "(Barang hasil sitaan ini) Dijual kepada pihak lain sekitar Rp 500 juta," kata Danang. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved