Berita Jember
110 Pasutri di Jember Akhirnya Mendapatkan Akta Nikah, Beberapa Sudah Tua dan Punya Anak
Ke-40 pasangan non mulim yang mendapatkan akta nikah tersebut terdiri atas 10 pasangan Katolik, 23 pasang Kristen, dan 7 pasang Hindu.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, JEMBER - Sebanyak 110 pasangan suami istri akhirnya mendapatkan akta pernikahan dalam penyerahan simbolis di Pendapa Bupati Jember Wahyawibawagraha, Senin (11/7/2022). Penyerahan akta nikah itu sekaligus memperingati Hari Kependudukan se-Dunia Tahun 2022.
Dari 110 pasangan itu, 40 di antaranya adalah pasangan non Muslim yang mendapatkan akta nikah, dan 70 pasangan Muslim yang mendapatkan buku nikah setelah menjalani isbat nikah. Dan akta nikah itu diserahkan langsung oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto.
Ke-40 pasangan non mulim yang mendapatkan akta nikah tersebut terdiri atas 10 pasangan Katolik, 23 pasang Kristen, dan 7 pasang Hindu. Sedangkan 70 orang pasutri mendapatkan buku nikah, setelah mereka menjalani sidang isbat nikah tahun ini.
Pernikahan mereka akhirnya tercatat secara resmi di dokumen negara. Seperti contoh, pernikahan 40 pasangan non Muslim yang akhirnya tercatat di dokumen kependudukan. Sebelum penyerahan akta dan buku nikah, dilakukan prosesi pencatatan perkawinan untuk non Muslim secara simbolis.
Bupati Hendy mengatakan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemkab Jember harus melakukan penyisiran dan jemput bola untuk mendapatkan data pasangan non Muslim yang belum memiliki akta pernikahan.
"Hasil penyisiran, dan ternyata banyak ditemukan pasangan yang sudah berusia lanjut. Padahal sudah punya anak. Tentu saja setelah pasangan suami istri ini memiliki akta nikah, akan dilanjutkan dengan perubahan dokumen kependudukan yang lain," ujar Hendy.
Pasangan suami istri yang tidak memiliki akta nikah, akan berdampak pada dokumen kependudukan anak mereka. Karenanya, setelah pasutri tersebut mendapatkan akta nikah, maka dokumen kependudukan di keluarga tersebut juga akan dilayani.
Apalagi, imbuhnya, semua program tersebut memakai anggaran APBD Jember. "Ini momen yang luar biasa. Semoga diberikan panjang umur semua. Kita akan bantu dari anggaran APBD. Kami meminta Dispendukcapil untuk menjemput bola atas informasi dari kades, camat maupun lurah," tegas Hendy. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pencatatan-kawin-massal-di-jember.jpg)