Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Pastikan Seluruh Gerai Holywings di Jawa Timur Telah Ditutup

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh outlet Holywings di Jawa Timur telah ditutup, bahkan sejak 28 Juni 2022.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
Istimewa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh outlet Holywings di Jawa Timur telah ditutup 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh outlet Holywings di Jawa Timur telah ditutup, bahkan sejak 28 Juni 2022.

Penutupan dilakukan lantaran diketahui Holywings belum memiliki NIB serta Sertifikat Standart (SS) yang telah terverifikasi berbasis risiko melalui OSS RBA.

Di Jawa Timur, sedikitnya Holywings memiliki tiga outlet yang seluruhnya berada di Kota Surabaya.

Dasar hukum yang dijadikan alasan penutupan yaitu PP Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Pemprov berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/kota. 

"Kalau di DKI Jakarta, kewenangan izin hiburan dan hotel ada di tangan Gubernur, tapi kalau di Jawa Timur ada di tangan bupati dan wali kota. Kami langsung berkoordinasi dengan wali kota Surabaya. Penyegelan dan penutupan dilakukan langsung oleh Pemkot Surabaya," ungkap Gubernur Khofifah tertulis, Rabu (6/7/2022). 

Holywings memang tengah menjadi sorotan masyarakat, seiring munculnya kasus dugaan penghinaan dan penistaan agama atas konten promosi dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria hingga berbuntut pada permasalahan izin. 

Ditegaskan Khofifah, meski Holywings telah ditutup dan disegel, pengawasan dan monitoring terus dilakukan Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya. Sekaligus, penerapan sanksi administratif berupa penertiban dan penghentian kegiatan. 

Khofifah berharap, para pengusaha hiburan dapat memenuhi seluruh persyaratan dan menaati seluruh peraturan perizinan sebelum memulai usahanya guna menjamin kepastian berusaha, tanpa merugikan pihak mana pun. 

"Semoga kasus Holywings ini dapat menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang lagi di masa yang akan datang," jelasnya menambahkan. 

 
 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved