Berita Entertainment
TERUNGKAP Penyebab Desy Ratnasari Masih Nangis Saat Kenang Sosok Irwan Mussry, Mantan Terindah?
Inilah penyebab Desy Ratnasari masih menangis haru setiap kali mengenang momen indah dengan mantan kekasihnya, Irwan Mussry.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Desy Ratnasari ternyata masih menangis haru setiap kali mengenang momen indah dengan mantan kekasihnya, Irwan Mussry.
Bagi Desy Ratnasari, sosok Irwan Mussry seolah merupakan mantan terindah.
Hal ini tampak saat Desy menangis mengingat sosok mantannya yang kini telah jadi suami Maia Estianty itu.
Seperti diketahui, Irwan Mussry dan Desy Ratnasari sendiri pernah menjalin hubungan serius selama 8 tahun lamanya.
Sayang, kisah percintaan Desy Ratnasari dengan Irwan Mussry harus kandas di tengah jalan.
Sambil menahan air matanya, Desy Ratnasari pun mengenang sosok Irwan Mussry.
"Pasti dalam satu hubungan yang lama ada target tentunya, apalagi di usia saya.
Hanya saja waktu itu kami belum satu visi untuk mencapai target tersebut," kata Desy Ratnasari mengenang, dilansir dari salah satu tayangan TVOne.
"Sebetulnya di tahun pertama memasuki tahun kedua, Mas Irwan sudah melamar.
Hanya barang kali belum ada kapan ya waktu untuk melangsungkannya," tambah Desy Ratnasari mengatakan.
Hidup dengan Irwan Mussry membuat Desy Ratnasari bisa menggapai sesuatu yang belum tentu bisa ia capai sendiri.
"Hidup dengan Irwan begitu banyak pengalaman yang menyenangkan, dalam arti kehidupan yang belum tentu bisa saya gapai saat saya sendiri," ucap Desy Ratnasari.
Sambil menitikan air mata, Desy Ratnasari mengenang perjalanannya selama bersama Irwan Mussry.
"Saya bersyukur dipertemukan dengan seorang Irwan, karena seseorang yang bisa dekat mencintai anak saya.
Terpenting adalah menerima keluarga saya, yang tidak pernah saya terima dari pernikahan sebelumnya," ucap Desy Ratnasari dengan nada lirih.
Desy Ratnasari juga sempat meminta maaf pada kedua mantan suaminya dulu setelah mengatakan kalimat tersebut.
Bagi Desy Ratnasari keluarga adalah segala-galanya, sehingga ia perlu mencari pasangan hidup yang juga mencintai keluarganya.
Hal itu ia temukan dalam diri seorang Irwan Mussry.
"Saya merasa penuh, dalam arti mencintai seluruh keluarga saya, karena bagi saya keluarga adalah energi.
Saya yakin orang yang akan selalu siap ketika saya jatuh, luka, adalah keluarga yang berada di sisi saya," tuturnya.
Bertemu dengan pasangan dalam hidup, Desy Ratnasari senang mengenal Irwan Mussry yang dekat dengan keluarganya.
"Ketika bertemu dengan Irwan, dia adalah orang yang bisa bersatu dan berkumpul dengan keluarga saya. Walaupun ya kami tidak bisa bersatu," kenang Desy Ratnasari.
Satu hal yang disukai Desy Ratnasari dari Irwan Mussry adalah dia yang bisa menghargai dirinya apa adanya.
"Yang saya suka dari seorang Irwan Mussry adalah dia menghargai saya apa adanya.
Menghargai profesi saya, menghargai apapun yang saya lakukan sebagai sebuah perjuangan hidup yang saya lalui dari umur 14 tahun sampai detik ini.
Walaupun saya yakin apapun yang dia miliki jauh, ibarat bumi dan langit tapi dia sangat menghargai apapun yang saya lakukan," ujar Desy Ratnasari.
Biodata Desy Ratnasari
Melansir dari Grid.ID, Desy Ratnasari merupakan seorang artis yang juga seorang politisi.
Ia lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 12 Desember 1973.
Desy merupakan putri pasangan HM Syaminan dan Mulyanah yang menghabiskan masa kecilnya di Kota Sukabumi.
Lulus dari SMA Negeri 3 Sukabumi tepatnya pada tahun 1992, Desy Ratnasari memilih merantau ke Jakarta untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
Pada tahun 1999, Desy Ratnasari sempat menikah dengan Ir. Trenady Pramudya.
Namun pernikahan pertama Desy ini hanya seumur jagung.
Tahun 2000 Desy Ratnasary dan Ir. Trenady Pramudya resmi bercerai.
Tahun 2001, tepatnya pada tanggal 19 Desember, Desy kembali menikah dengan seorang pengusaha yakni Sammy hamzah.
Dari pernikahannya ini, Desy Ratnasari dikarunia i seorang anak bernama Nasywa Nathania Hamzah.
Lagi-lagi Desy harus menjadi seorang janda setelah bercerai pada 16 Maret 2003.
Diusianya yang saat itu masih 14 tahun, Desy Ratnasari memulai kariernya didunia hiburan.
Saat itu, Desy Ratnasari menjajal dunia model dengan mengikuti ajang pemilihan Gadis Sampul tahun 1987.
Desy Ratnasari berhasil menjadi runner up sekaligus mengungguli rekan-rekan seangkatannya yang kini juga menjadi artis papan atas.
Salah satunya adalah Bella Saphira.
Setahun setelah itu, Desy Ratnasari mendapatkan tawaran akting dalam serial 'Jendela Rumah Kita'.
Sinetron yang tayang di TVRI ini rupanya membuka peluang dan juga keberuntungan Desy Ratnasari.
Sukses dengan dunia akting, Desy Ratnasari menjajal dunia tarik suara.
Lagu Desy Ratnsari yang cukup fenomenal adalah Tenda Biru ciptaan musisi Wahyu WHL.
Selain dunia keartisan, Desy Ratnasari juga sempat berkecimpung didunia pendidikan.
Tepatnya pada tahun 2012, Desy Ratnasari mulai menjadi dosen honorer Fakultas Psikology di Atmajaya.
Tahun 2013, Desy Ratnasari terjun ke dunia politik dan bergabung menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN).
Tahun 2014, Desy Ratnasari berhasil terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019.
Pendidikan
TK Aisyiyah Bustanul Athfal Sukabumi, tahun 1980, SDN Cikole 1 Sukabumi, tahun 1986, SMPN 2 Sukabumi, tahun 1989, SMAN 3 Sukabumi, tahun 1992, S1 Psikologi, UNIKA Atma Jaya Jakarta, tahun 2002, S2 Psikologi Terapan, Universitas Indonesia, Jakarta, tahun 2005, S2 Profesi Psikologi UNIKA Atma Jaya Jakarta , tahun 2010
Penghargaan
Juara II GADIS Sampul 1988, 1992 Best actress, readers choice Tabloid Citra 30th TVRI Anniv, 1993 Most Wanted Actress, readers choice Tabloid Nyata (Jawa Pos) 1994 Leading actress nominee, drama FSI (Buku Harian), 1995 Leading actress nominee, drama FSI (Saat Memberi Saat Menerima), 1996 - Kaset Emas Anugrah HDX Award - Best Selling album (Tenda Biru), Platinum Incetec Malaysia (Tenda Biru),Favorite Actress Vista TV, 1997 - Bintang Favorit LUX, Most Wanted Artist of the Year “ KISS, Indosiar, Vidia Trophy for best supporting role, drama FSI (Bukan Perempuan Biasa), 1997 - Favorite TV Star, Panasonic Award, 1998 - supporting role actress nominee, drama FSI (Kado Istimewa), 1998 - Favorite Sinetron Actress, YESS!! Magazine - Aneka Magazine Award,1999 - Favorite TV Drama Actress, Panasonic Award (Cinta), Favorite TV Star 1999, Panasonic Award, Aktris Terheboh for the year 3rd anniv. KISS, Indosiar, 2001 - Nominasi AMI Sharp Award, Kategori Penyanyi Pop Wanita Terbaik (Menyesal), Nominasi SCTV Awards, Kategori Aktris Ngetop 2003 "Cinta Tiada Akhir", Nominasi SCTV Awards, Kategori Aktris Ngetop 2005 "Malin Kundang", Nominasi Panasonic Awards " Artis Terfavorit 2006 ", 2008 - Duta Larasita, Nominasi Panasonic Gobel Awards "Pembawa Acara Talkshow Terfavorit 2010", 2012 - Duta Badak Jawa.
Sinetron
Jendela Rumah Kita (TVRI, 1989) (Astuti), Balada Orang Muda (TPI, 1990), Senja di Ujung Tahun (RCTI, 1991), Sengsara Membawa Nikmat (TVRI, 1992) (Halimah), Pelangi di Hatiku (RCTI, 1992), Lelaki Dari Tanjung Bira (TVRI, 1992), Bunga-Bunga Kehidupan (RCTI, 1993), Buku Harian (SCTV, 1994) (Nunu), Desy (SCTV, 1994), Flamboyan 108 (Indosiar, 1994) (Subaidah),Saat Memberi Saat Menerima (RCTI, 1995) (Indah), Pengantar jenazah I (Indosiar, 1995), Anakku Terlahir Kembali (RCTI, 1996) (Ratna), Kado Istimewa (Indosiar, 1998) (Menik), Bukan Perempuan Biasa (RCTI, 1997) (Sri), Takdir (sinetron) (Indosiar, 1998) (Santi), Sabai Nan Aluih (TVRI, 1998), Melati (SCTV, 1998) (Melati),Cinta (RCTI, 1999) (Rini), Hanya Satu Mutiara (RCTI, 1999) (Rosanti),Meniti Cinta (RCTI, 2001) (Wina)
Andini/Demi Cinta (Indosiar, 2001) (Andini), Sajadah Panjang (SMS) (RCTI, 2002) (Aini), Cintaku di Kampus Biru (Trans TV, 2003) (Yusnita), Anak Betawi (Lativi, 2003) (Nyak), Cinta Tiada Akhir (SCTV, 2003) (Ananta),Kutunggu Kau Di Pasar Minggu (FTV) (SCTV, 2003) (Irma Arlina),Surga Di Telapak Kaki Ibu (SCTV, 2003) (Leida),Suasana Pagi Idul Fitri (FTV) (SCTV, 2003), Seandainya (Indosiar, 2004) (Shanty),Siapa Yang Menghamili Inah (Lativi, 2004),Kisah Adinda (RCTI, 2004) (Miranti), Malin Kundang (SCTV, 2005) (Zaenab),Cinta Kelas Atas (SCTV, 2005) (Ratih), Hidayah (Trans TV, 2005), Senyumku Tangisku (Indosiar, 2006) (Aisyah),Maha Kasih episode Dilamar 4 Pria (RCTI, 2006) (Nur), Bunga Kasih Sayang (RCTI, 2006), Legenda episode Sangkuriang (Trans TV, 2007) (Dayang Sumbi), Legenda episode Malin Kundang (Trans TV, 2007) (Zaenab),Putri (SCTV, 2007) (Dina), Keluargaku Harapanku (Indosiar, 2007), Dia Jantung Hatiku (RCTI, 2010) (Lila), Cahaya Cinta (Indosiar, 2011) (Siska), Kasih Yang Terbuang (FTV) (MNCTV, 2011), Cinta Sejati (MNCTV, 2011) (Widya), Fathiyah (MNCTV, 2012) (Hindun), Kami Bukan Malaikat (MNCTV, 2012) (Musdalifah), Ibu Aku Ingin Ayah (MNCTV, 2012), Raja dan Aku (Global TV, 2012) Bintang Tamu, Si Alif Season 2 (MNCTV, 2012),Ali James Bon (MNCTV, 2013) (Nurul), Istri Yang Dikhianati (MNCTV, 2013), Kami Bukan Malaikat 2 (MNCTV, 2013) (Musdalifah), Biru (MNCTV, 2013), Bersama Meraih Mimpi (MNCTV, 2013),Yang Penting Halal (MNCTV, 2014).
FILM
Saya Cinta, Bajingan (2009), Kun Fayakuun (2007), Joshua oh Joshua (2000), Telegram (1997), Si Kabayan Saba Kota (1993), Suamiku Sayang Suamiku Malang (1992),Pesta (1991), Olga dan Sepatu Roda (1991),Jual Tampang (1990), Oom Pasikom (1990), Blok M (1990), Joe Turun ke Desa (1989),Komar Si Glen Kemon Mudik (1989), Elegi Buat Nana (1988), Saskia (1988) .
Single
Untukmu... (2003), Desy Menyesal (2000),Karena Cinta (1999), Cukuplah Sudah (1999), Lembaran Baru (1998), Sampai Hati (1997),Tenda Biru (1996), Bukan Aku Menolakmu (1995), Lukisan Cinta (1993), Bukan Aku Menolakmu (1992).
Iklan
2011 - Sekarang Larutan Cap Badak, 2010 - VISO Deterjen, 2010 - Ovale Vitamin Wajah, 2008 - Sabun Medicare, 2008 - Biolysin, 2002 - Gulas,1999 - Sekarang Mixagrip,1999 - 2001 Konica, 1999 Larutan Cap Kaki Tiga, 1998 Sanken, 1998 Scarlet Wig, 1994 - 2000 LUX, 1994 Milton Permen,1990 Sunsilk,1988 Jam Tangan Junghans, 1989 GUFO T-shirt 1989 - 2000 Ligna Furniture, 1988 Mega M Matahari,1988 OTO-ONO T-shirt & Jeans, 1988 Barbara Walden,1988 Homyped
Acara TV
Info Program, RCTI, Awas (Agar Waspada), TV7, Person Of The Month, Metro TV, Nada Ramadhan, Metro TV,Debat Kandidat, TPI, Gebyar BCA, Indosiar, Selamat Pagi, Trans 7, Platinum Society, Metro TV, D'Show, Trans TV, Arisan Dangdut, MNCTV, Coffee Break, TV One, Kata Hati, Indosiar, KDRT (Kisah - Kisah Dalam Rumah Tangga), Trans TV, KURMA (Kuliah Ramadhan), Kompas TV, Berbagi Curhat, Kompas TV, Cerita Hati, Kompas TV.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id