Pilpres 2024

Pengamat Politik: Ada Rivalitas Diam-diam Megawati vs Surya Paloh Jelang Pilpres 2024

Pengamat Politik, Burhanudin Muhtadi menilai ada rivalitas diam-diam antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Ketum NasDem Surya Paloh.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Menurut pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, ada rivalitas diam-diam antara Megawati vs Surya Paloh jelang Pilpres 2024. 

SURYA.co.id - Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanudin Muhtadi menilai ada rivalitas diam-diam antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Ketum NasDem Surya Paloh.

Rivalitas itu ditunjukkan dengan simbol-simbol yang diungkapkan Surya Paloh saat menutup Rakernas NasDem dua pekan lalu.

Kemudian, Megawati membalasnya saat memberi pidato di hadapan kader PDIP yang ikut rakernas akhhir pekan lalu. 

Simbol-simbol itu tidak bisa dipungkiri dianggap publik, keduanya sedang saling memberikan sindirian.

Keduanya merupakan tokoh yang mengusung Jokowi jadi presiden sejak 2014. 

"Ya kalau kita lihat secara verbatim dan kontekstual sulit untuk menghindarkan kesan adanya praktek sindir antara kedua tokoh ini."

Baca juga: Analisis Pengamat: Anies Baswedan Andalan Parpol yang Ingin Ganti Rezim Jokowi dan PDIP

"Pernyataan Bang Surya (Surya Paloh) memang suka atau tidak suka, itu tidak bisa disalahkan kalau dikaitkan dengan perilaku elite PDIP yang dianggap kurang berkomunikasi dengan partai lain."

"Pernyataan antara Bang Surya dengan Bu Mega ini ada bahasa pasemon atau bahasa simbol, tetapi sulit untuk menghindarkan kesan saling sindir antara keduanya," kata Burhanudin dikutip dari Kompas Tv, Jumat (24/6/2022).

Apalagi keduanya berpotensi menjadi kingmaker dalam pencalonan di Pemilu 2024.

"Mereka memang potensial (jadi) kingmaker 2024, jadi di antara partai politik pendukung pemerintah, bahkan di antara sembilan partai yang punya kursi di DPR, dan yang potensial mencetak Presiden 2024, selain pak Jokowi, ya Bu Mega dan Surya Paloh."

"Jadi ada semacam rivalitas diam-diam (antara mereka) dan menurut saya itu hal yang wajar," jelas Burhanudin.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Kuda Hitam Pilpres 2024, Pengamat: Punya Pesona Pikat Pemilih Perempuan

Tanggapan PDIP

Dikutip dari channel Kompas TV, politikus PDIP, Aria Bima melihat pernyataan Megawati adalah hal substansial.

Jabatan Megawati sebagai Ketum saat itu menyampaikan cukup keras dan pedas dalam forum internal PDIP.

Halaman
123
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved