Berita Surabaya

ITS Surabaya Kembangkan Kerja Sama Bisnis, Wacanakan Marketplace Medis

ITS Surabaya terus membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk mengembangkan peluang bisnis bagi produk-produk inovasi dengan berbagai pihak. 

Penulis: Zainal Arif | Editor: Cak Sur
Istimewa/ITS
Presdir PT KioCha Mitra Abadi Henky Eko Sriyantono ST MT (tiga dari kiri) dan Wakil Rektor IV ITS Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD (empat dari kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk mengembangkan peluang bisnis bagi produk-produk inovasi dengan berbagai pihak. 

Satu di antaranya ialah dengan PT KioCha Mitra Abadi yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Rektorat ITS, Jumat (17/6/2022) kemarin.

Wakil Rektor IV ITS, Bambang Pramujati mengatakan, kesempatan kerja sama ini merupakan salah satu peluang yang sangat dinantikan ITS. 

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh selarasnya visi antara ITS dengan PT KioCha Mitra Abadi dalam mendukung usaha-usaha kecil dan menengah baik dari para sivitas akademika ITS maupun masyarakat luar.

Tidak menyia-nyiakan momentum, disinggung pula adanya rencana besar mengenai pengembangan marketplace di bidang medis. Menyusul telah diumumkannya program studi baru Teknologi Kedokteran di ITS. 

“Penandatanganan kerja sama ini diharapkan bisa melahirkan kolaborasi dalam membangun marketplace medis pertama di Indonesia,” terang Bambang.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga menjadi sebuah titik terang bagi ribuan inovasi produk karya ITS yang membutuhkan showcase untuk mendukung karya-karya tersebut. 

“ITS juga akan memperoleh berbagai kesempatan belajar lebih dalam menghasilkan produk-produk yang dibutuhkan oleh pasar melalui kolaborasi ini,” ungkapnya.

Menjawab harapan-harapan ITS yang telah disampaikan, Presiden Direktur PT KioCha Mitra Abadi, Henky Eko Sriyantono ST MT mengutarakan, kolaborasi dengan ITS telah menjadi keinginan perusahaan sejak lama.

“Rencana marketplace di bidang kesehatan merupakan bentuk hasil kerja sama yang sangat mungkin untuk diusahakan,” tegas Eko.

Merupakan start-up yang memiliki keunikan dalam memunculkan kesempatan charity dalam setiap transaksi jual beli yang dilakukan, menurut Henky, PT KioCha Mitra Abadi juga memiliki strategi yang akan sangat mendukung mahasiswa ITS. 

Yaitu dengan menargetkan komunitas-komunitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya komunitas mahasiswa pebisnis.

Tak ketinggalan, Henky juga menyampaikan harapan PT KioCha Mitra Abadi dalam hal riset dan pengembangan bersama ITS. Yakni dalam sinergi penyempurnaan dan pengembangan aplikasi KioCha.

“Bersama ITS, akan bersinar marketplace lokal yang membanggakan,” tandasnya optimistis.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved