Partai Demokrat

Herlina Harsono Njoto Resmi Mendaftar Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya

Kubu Partai Demokrat berlangsung hangat. Lucy Kurniasari dan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Herlina Harsono Njoto.

Editor: Adrianus Adhi
SURYA/Febrianto Ramadani
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Herlina Harsono Njoto tengah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, DPD Jatim, Jumat (10/6/2022) 

SURYA.co.id, Surabaya - Atmosfer Kubu Partai Demokrat berlangsung hangat. Hal ini dikarenakan dua perempuan tangguh bersaing mendaftarkan diri sebagai Ketua DPC Kota Surabaya. Mereka adalah Anggota DPR RI, Lucy Kurniasari dan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Herlina Harsono Njoto.

Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Herlina Harsono Njoto mengucap syukur, karena berkas yang dibawa telah diterima dan dinyatakan lengkap sekaligus memenuhi syarat.

"Jadi saat ini saya sebagai Bakal Calon setelah itu diterima menjadi Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya. Keputusan akhir berada di tangan DPP, apapun itu, saya sebagai kader partai tetap harus berupaya sampai dengan muscab dan Fit Proper Test," bebernya.

Herlina mengaku optimis, bisa menunjukkan visi misi maupun program yang lebih baik untuk partai berlambang mercy kedepan. Mengenai tanggal ia mendaftar, Herlina menyebut tanggal 10 adalah tanggal bagus dan membawa keberuntungan.

"Persiapan saya tetap melakukan konsolidasi dengan para pendukung, kemudian juga mempersiapkan Muscab dan Fit Proper Test Tadi saya sampaikan ada 15 dukungan dari 31," katanya.

"Saya kira kondisi internal partai sekarang tengah hangat. Sebuah partai akan menunjukkan terkesan hidup ketika ada suasana demokratis seperti saat ini. Ada beberapa calon dan berlangsung dengan hangat," lanjutnya.

Herlina tidak menginginkan, para pendukung untuk menjatuhkan lawan. Dia mengajak masing masing kubu menjual kebaikan calon masing masing.

"Jangan menjatuhkan lawan, karena biar bagaimanapun, yang terpilih tetap berasal dari Partai Demokrat," terangnya.

"Visi misi dan program sudah saya siapkan dan kepada pendukung saya tidak menjanjikan bahwa kehidupan bersama saya, ketika terpilih menjadi ketua DPC akan berlangsung dengan nyaman, tapi tugas berat harus dilakukan secara masif dan intensif di lingkungan masyarakat Kota Pahlawan," tutupnya.

Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jatim, Mugianto berharap, semoga apa yang menjadi maksud dan tujuan mereka berdua bisa sukses serta tercapai.

"Syarat syarat mendaftar sudah terpenuhi baik dari Kubu Herlina dan juga Kubu Lucy semua memenuhi syarat. Minimal dapat dukungan lebih dari 20 persen dari jumlah pemilik hak suara," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk Jawa Timur DPD Partai Demokrat membuka pendaftaran dari tanggal 9 sampai tanggal 13 Juni. Kemudian tanggal 18 dan 19 dilakukan verifikasi faktual.

"Tanggal 20 kami adakan Muscab tempatnya di Shangrila Hotel serentak diikuti hingga gelombang kedua, sebanyak 23 Kabupaten Kota. Gelombang pertama kemarin sudah diikuti 15 kabupaten kota," paparnya.

"Nanti tanggal 18 19 verifikasi faktual, itu dipastikan dukungannya apakah sesuai dengan SK atau tidak. Jadi setelah itu mereka berdua dinyatakan sah dari sebagai bakal calon menjadi calon, untuk dilakukan Fit and Proper Test," sambungnya.

Lebih tepatnya, kata dia, tes tersebut digelar 10 hari setelah digelar Muscab. Fit and Proper Test akan menilai sejauh mana visi misi kedua kubu.

"Jadi dari tim lima yang terdiri dari DPP dan DPD akan menentukan apakah sesuai dengan visi misinya dan programnya, komitmennya, semua diuji setelah itu ditentukan siapa yang layak menjadi nahkoda masing masing kabupaten kota," tegasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved