Berita Surabaya
FocUS on Climate Serial Terbaru dari MyAmerica Surabaya Tayang Perdana
MyAmerica Surabaya American Center di Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) Surabaya menayangkan video podcast episode pertama "FocUS on Climate"
SURYA.CO.ID, SURABAYA - MyAmerica Surabaya (MAS), American Center di Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) Surabaya menayangkan video podcast episode pertama "FocUS on Climate", Senin (6/6/2022).
Podcast ini melibatkan Made Janur Yasa yang peduli terhadap perubahan iklim, sesuai dengan tagline-nya yakni 'Raising Awareness, Promoting Action' FocUS on Climateepisode pertama menampilkan CNN Hero 2021.
Sekadar diketahui, Made Janur Yasa juga dikenal sebagai pendiri program Plastic Exchange yang sangat sukses di Bali.
Penayangan episode tersebut di Facebook Konjen A.S. Surabaya dilanjutkan dengan diskusi panel langsung di MyAmerica Surabaya bersama Made Janur, Pejabat Pelaksana Public Affairs Officer dan juga pembawa acara FocUS on Climate Adam Dreyfuss, bersama beberapa aktivis muda dari beberapa organisasi lingkungan di Surabaya seperti Komunitas Nol Sampah, Tunas Hijau, Garda Pangan, GoForward.id, TEDx Surabaya, dan masih banyak lagi.
Baca juga: Pagelaran Music For Life Menandai Pembukaan Kembali MyAmerica Surabaya di Konjen Amerika Serikat
"FocUS on Climate" adalah sebuah serial podcast video dari MyAmerica Surabaya yang melibatkan para aktivis, seniman, dan pecinta lingkungan Indonesia yang berbagi bagaimana mereka bekerja untuk mengatasi dampak perubahan iklim di Indonesia.
"Ada begitu banyak orang Indonesia yang dinamis yang bekerja setiap hari untuk memperbaiki lingkungan mereka, komunitas mereka, dan meningkatkan kesadaran akan isu perubahan iklim yang sangat penting ini. Kami sangat senang bisa berbagi tentang kisah mereka,” kata Pejabat Pelaksana Kepala Bagian Humas Konjen A.S. Adam Dreyfuss.
Lebih lanjut ia mengatakan: “Mempelajari secara langsung bagaimana Made Yanur menciptakan dukungan akar rumput untuk programnya dan bagaimana pelajaran itu dapat diterapkan pada perubahan iklim sangatlah menginspirasi."
Pada tahun 2020, Made Janur Yasa mendirikan Plastic Exchange, di mana penduduk desa setempat dapat menukar sampah plastik dengan beras. Dalam waktu kurang dari dua tahun, program ini telah menyebar ke lebih dari 200 desa dan mendapatkan pengakuan dunia pada tahun 2021 ketika CNN mengakui Made Janur sebagai CNN Heroes.
"Ada banyak cara bagi masyarakat untuk mengambil tindakan," kata Janur.
"Anda dapat membuat undang-undang, menegakkannya, tetapi bagi saya, ini tentang membuat penghargaan positif…. ini tentang perubahan dari hati mereka. Ketika kita mengubah kebiasaan kita, itulah yang akan memengaruhi hasil," sambungnya.
Salah seorang peserta dari Jombang, Shanti Wurdiani dari Sanggar Hijau mengatakan bahwa ia sangat senang bisa hadir dan mendengar inspirasi dari aktivis lingkungan di wilayah lain.
"Kolaborasi berfungsi sebagai senjata untuk menghadapi isu global yang kita hadapi," kata Shanti.
Peserta lainnya, Daniel Jackson dari Sea Soldiers, atau yang akrab dipanggil Jay mengatakan acara ini juga mengingatkan masyarakat umum agar lebih bijaksana dalam penggunaan plastik.
Jay yang aktif dalam pelestarian terumbu karang di Karimunjawa ini juga berbagi tentang pentingnya memberikan pengetahuan tentang pengelolaan sampah bagi masyarakat pesisir di pulau-pulau kecil.
"Saya juga tertarik untuk mengetahui apa yang telah dilakukan oleh berbagai organisasi lingkungan di Surabaya untuk mengatasi masalah lingkungan dan perubahan iklim. Dan mereka telah melakukan banyak hal," katanya.
Ia menambahkan, mengingat skala masalah dengan iklim, kerja sama global antar negara tidak bisa dihindari.
"Tapi, saya masih percaya bahwa tindakan individu juga sangat penting," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/diskusi-panel-langsung-di-myamerica-surabaya-konjen-as-surabaya-senin-662022.jpg)