Jumat, 1 Mei 2026

CRAZY RICH GROBOGAN Suport Anggaran Formula E tapi Menolak Disebut Sponsor, Ini Sosok Joko Suranto

Inilah sosok Joko Suranto, Crazy Rich Grobogan yang mensuport anggaran Formula E namun menolak disebut berdonasi atau memberikan sponsor

Tayang:
Editor: Musahadah
kolase tribunnews/kompas.com
Sosok Joko Suranto Crazy Rich Grobogan suport anggaran Formula E, tapi menolak disebut sponsor. Berikut ini sosoknya! 

SURYA.CO.ID - Inilah sosok Joko Suranto, Crazy Rich Grobogan yang mensuport anggaran Formula E namun menolak disebut berdonasi atau memberikan sponsor.  

Joko Suranto yang viral setelah membangun jalan sepanjang 1,8 kilometer di Desa Jetis, Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah itu menganggap suport anggaran yang diberikan adalah sebuah kewajiban. 

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bagi siapapun yang hidup di Indonesia untuk memberikan dukungan terhadap sebuah kemajuan, tanpa melihat siapa, apa, dan mengapa.

"Betul kita support anggaran, tapi ini bukan donasi, gak ada kontra prestasi ibaratnya sponsorship itu bukan yah. Kita dukung sesuai kemampuan kita, jadi ini rasa memiliki kita terhadap Indonesia, kemudian kita apresiasi apa yang sudah dilakukan panitia," tutur dia.

Pemilik Buana Kassiti ini mengaku merasa terpanggil dengan diselenggarakannya Formula E yang digelar hari ini Sabtu (4/6/2022) di Jakarta International E-prix, Ancol, Jakarta. 

Baca juga: Wakapolri Bangun Masjid Miswandoko di Ngadiluwih Kediri, Persembahan untuk Kampung Halaman Istri

Ia melihat event Formula-E Jakarta 2022 adalah sesuatu yang bisa mengangkat nama Indonesia di kancah International.

"Kalau saya melihat sederhana saja sesuai dengan tagline kita jangan takut berbuat baik bahwa event ini adalah membawa nama Indonesia, bahwa event ini adalah sesuatu yang bisa dilihat oleh ngara luar sehingga event ini harus kita dorong, support untuk berhasil," kata Joko ditemui di Kantornya di Bandung, Sabtu (4/6/2022).

Joko mengungkapkan, keputusannya untuk mensponsori Formula E pun sudah dipikirkannya secara matang.

Sebagai seorang pengusaha, ia melihat Formula E bisa melahirkan sesuatu yang lain atau multiplier effect bagi perkembangan Indonesia.

Bahkan, ia memandang event Formula E merupakan warisan bagi generasi yang akan datang.

"Kita positif thinking saja bahwa itu akan membawa multiplier yang lebih banyak lagi. Khususnya bagi Indonesia, karena Indonesia kita tahu bukan milik kita saja saat ini, karena saatnya nanti menjadi  milik generasi selanjutnya. Anak cucu kita. Semestinya semampu kita, sekuat kita seberapapun, kita harus bisa mengisi membuat Indonesia lebih baik, saya melihat itu," ujarnya.

Joko mengaku, tak ada paksaan ketika memberikan dukungan untuk Formula E. Hanya saja, ia kagum terhadap orang-orang yang berjibaku untuk terselenggaranya event ini.

"Ya ini bagian keterpanggilan kita atas kondisi yang ada, bahwa hambatan terlaksananya event itu, tantangnya sangat berat. Namun kita hargai upaya yang dilakukan oleh seluruh elemen yang terus mengupayakan agar event ini terselenggara," jelasnya.

Kendati tidak sejalur dengan bisnis yang dilakoninya. Joko melihat, ada dampak yang akan dihasilkan dari terselenggaranya Formula E.

"Sebenarnya ini bukan dari konsen kita, konsen kita kan properti dan aksesorisnya, tapi ini kan kami melihatnya membawa nama Indonesia, membuat dampak yang bagus untuk lingkungan di bahan bakar, itu membuat kita terpanggil dan akhirnya support dan menyumbanglah," tuturnya.

Siapa sebenarnya Joko Suranto

Nama Joko Suranto mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah menggelontorkan uang pribadi untuk memperbaiki jalan desany.

Tepatnya yakni Desa Jetis, Kecamatan Karangayung, Grobogan, Jawa Tengah.

Pasalnya, jalanan di desa itu sudah rusak sejak lama.

Dikutip Surya.co.id dari TribunJateng, Kepala Desa Jetis Suharnanik mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut terbilang parah sejak 20 tahun lalu.

"Jalannya sudah berlubang di mana-mana, kalau musim panas debu pasirnya berhamburan kalau pas hujan licin juga ada genangan," katanya yang juga sebagai kakak dari Joko Suranto.

Pihaknya telah meminta bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan. Namun tidak pernah ada tanggapan.

"Tiap tahun, selalu kami ajukan Musrembangcam. Itu sudah lama sudah dua puluh tahun terus berjuang tapi tidak ada tindak lanjut," katanya.

Karena terlalu lama, akhirnya Joko Suratno memperbaiki jalan sepanjang 1,8 km dengan beton tulang.

"Pembangunan itu mulai awal puasa, ditarget sebelum lebaran selesai dan sudah bisa dilalui," ungkapnya.

Joko Suranto merupakan juragan properti yang berasal dari Grobogan, Jawa Tengah.

Namun, ia kini tinggal bersama keluarganya di Bandung, Jawa Barat.

Namanya dikenal sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Barat.

Terkait pendidikan formal, Joko Suranto pernah mengenyam bangku pendidikan di Fakultas Hukum di Universitas Sebelas Maret.

Dirinya menamatkan pendidikan sarjana pada tahun 1988.

Sebelum sukses seperti sekarang, rupanya Joko Suranto pernah menjadi penjual koran tatkala merantau di kota.

Setelah itu ia menjadi pegawai bank sebelum memutuskan menjadi pengusaha.

Pernah bangun 30 masjid

Sosok Joko Suranto Crazy Rich Grobogan
Sosok Joko Suranto Crazy Rich Grobogan (Kompas.com/Puthut Dwi Putranto)

Melansir Kompas.com, Suharnanik menyebut, adiknya itu sudah terbiasa bersedekah.

Saat ditanya apakah benar Joko sebelumnya sudah pernah memperbaiki kerusakan jalan serupa di wilayah Jabar dengan kantong pribadinya, termasuk mendanai pembangunan puluhan Masjid di Jabar, ia mengamini.

"Iya, bangun jalan di Kabupaten Bandung, Cicalengka, Subang, dan bangun 30 masjid di Jabar."

Joko Suranto terkejut karena namanya viral dan menjadi perbincangan.

"Saya kaget kok ramai, takutnya lari ke mana-mana," ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

"Tetapi, saya punya tagline hidup, jangan takut berbuat baik," sambung dia.

Setelah jalan desa itu sudah jadi dibangun, Joko mudik ke desanya pada Jumat (29/4/2022).

Di sepanjang jalan yang di bangun olehnya hanya selama 8 hari saja, sudah dipenuhi warga dari jam 2 siang untuk menunggu kedatangan Joko Suranto.

Tidak hanya itu, 50 anak-anak di Desa Jetis, juga berdandan ala marching band dan baju adat.

Selain itu, warga juga menyiapkan beragam hidangan rumahan seperti sayur mayur, ikan goreng, ayam, goreng, tempe goreng, sambal yang ditata rapih di atas jalan depan rumah Joko Suranto.

Selain itu, ibu-ibu sekitar desa Jetis secara berkelompok memainkan rebana dan terbangan.

Sepanjang jalan Desa Jetis juga banyak warga yang menunggu dirinya lewat dengan wajah yang penuh gembira.

Joko tak menyangka ratusan orang sudah menantinya di sepanjang jalan tersebut.

Kebahagiaan tak terungkap dari wajah Joko Suranto

Matanya berkaca-kaca melihat antusias warga desa yang juga turut bahagia menyambut Joko bak pahlawannya itu.

Joko Suranto tiba di jalan desa yang baru itu sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara, wara sudah menunggu kehadirannya sejak sekitar pukul 14.00 WIB.

Banyak warga langsung memeluk dirinya dengan tangisan haru gembira.

Rangkaian bunga pun dikalungkan ke lehernya saat menyambutnya.

Bahkan mata Joko Suranto juga terlihat berkaca-kaca dan juga tak kuasa membendung tangisnya.

Ketika ditanya terkait perasaan Joko Suranto, ia tidak dapat berkata-kata.

Hanya mata yang berkaca-kaca menjelaskan semua perasaanya.

"Aduh, itu susah untuk berkata-kata. Kita lakukan karena cinta kebaikan, saling membantu bersedekah dalam amal jariyah," katanya.

Menurutnya, kebaikan perlu dikedepankan.

"Insya Allah akan membawa kebaikan, kemaslahatan. Sebagai manusia, umat, kebaikan ini harus dikedepankan. Anak-anak kita harus mendapatkan contoh yang lebih baik," ucapnya.

Ia tidak menyangka, adanya sambutan untuk dirinya.

"Saya sudah sampaikan, kalau tidak perlu ada penyambutan atau apapun karena jangan sampai kalau ada yang punya prasangka tidak baik dan tidak benar," terangnya.

Dari mata warga yang ia lihat, seolah mengharapkan kerjasama dengannya.

"Dari mata warga, teman saya, sahabat ayah saya, sahabat kecil saya,, seolah mengatakan ayo mas kita kerjakaan dan doanya Alhamdulillah kesampaian. Sehingga memberi saya kesempatan untuk amal jariah," terangnya.

Update berita lainnya di SURYA.co.id

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita di Balik "Crazy Rich" Grobogan Joko Suranto Sponsori Formula E Jakarta"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved