Berita Tuban

Tak Terima Divonis 6 Tahun Penjara, Guru Spiritual di Tuban yang Cabuli 3 Bocah Ajukan Banding

Pengadilan Negeri Tuban menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara kepada MFRCP (21), warga asal Kecamatan Senori yang dilaporkan mencabuli 3 bocah. 

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Cak Sur
net
Ilustrasi pencabulan 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Pengadilan Negeri (PN) Tuban menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara kepada MFRCP (21), warga asal Kecamatan Senori

Pria yang mengaku sebagai guru spiritual tersebut, diputus bersalah oleh PN Tuban pada sidang putusan akhir Mei 2022.

"Sudah divonis 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan pada sidang putusan 30 Mei," kata Humas Pengadilan Negeri Tuban, Uzan Purwadi dikonfirmasi, Jumat (3/6/2022). 

Ia menjelaskan, putusan terhadap pelaku lebih ringan dibanding dengan tuntutan jaksa. Yaitu hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan. 

Menurut pria yang juga sebagai hakim anggota dalam kasus tersebut, vonis terhadap guru spiritual itu lebih ringan karena salah satu korban mencabut keterangannya pada saat persidangan. 

Meski begitu, baik pelaku maupun jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan banding atas putusan majelis hakim. 

"Pelaku maupun jaksa mengajukan banding di pengadilan tinggi Surabaya," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, MFRCP (21), pria asal Kecamatan Senori dilaporkan korbannya didampingi Konselor dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, ke Satreskrim Polres setempat pada Rabu (13/10/2021).

Lalu ia ditetapkan sebagai tersangka oleh  polisi pada Jumat (10/12/2021). 

Meski belum divonis oleh pengadilan negeri setempat, namun pelaku alias Gus Robi itu sudah menghuni Lapas Kelas IIB Tuban.

Pada sidang Kamis 12 Mei dengan agenda tanggapan, penasihat hukum meminta terdakwa agar dibebaskan. 

Dalam kasus itu, tersangka disebut melakukan pencabulan dan persetubuhan kepada tiga korbannya, yaitu NP (13) mengalami persetubuhan, SN (16) pencabulan dan M (16) persetubuhan dan pencabulan.

Terdakwa dituntut kejaksaan dengan hukuman 12 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved