Berita Lumajang
Sapi Terkena Penyaki Mulut dan Kuku Dikasih 'Paramex', Pemkab Lumajang Beri Layanan Gratis Obat PMK
beberapa peternak di Lumajang mengobati penyakit mulut dan kuku ternaknya dengan obat sakit kepala yang dikonsumsi manusia
Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
Berita Lumajang
SURYA.co.id | LUMAJANG - Kurangnya edukasi peternak terkait menjaga kebersihan kandang diduga menjadi salah satu penyebab 1.000 lebih sapi di Lumajang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).
Sekali pun sudah tertular, peternak banyak yang kelimpungan mengobati sapi-sapinya.
Bahkan, beberapa peternak mengobati PMK dengan obat sakit kepala yang seharusnya dikonsumsi manusia.
Lantaran hal ini Pemkab Lumajang, mulai Rabu (25/5/2022), membuka layanan aduan PMK secara online.
Peternak bisa menghubungi nomor 081359051153 agar bisa mendapat kiat-kiat penanganan PMK, termasuk, mendapat segala macam obat-obatan antibiotik untuk menyembuhkan PMK.
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, layanan ini bisa diakses secara gratis.
Semua biaya obat-obatan ditanggung pemerintah.
Semua kepala desa diminta ikut menyampaikan informasi ini kepada seluruh masyarakat.
"Semua gratis, termasuk dokternya. Petugas dari kami selalu membawa id card dari Puskeswan," katanya.
Keuntungan lain, ketika peternak melaporkan PMK ke call center yang dihimpun pemkab, peternak bisa mendapat cairan disenfektan.
Zat kimia ini bisa digunakan peternak membasmi bakteri di kandang sapi.
Lingkungan bersih diyakini bisa mempercepat pengobatan sapi sakit.
"Kami akan fasilitasi keperluan disinfektan atau vitamin bisa menghubungi kami di Call Centre atau Poskeswan terdekat. Kami akan bantu gratis," jelas wanita yang karib disapa Bunda Indah.