Pemilu 2024

Elektabilitas PKB Teratas di Jatim, Cak Imin : Kader Bahu-Membahu untuk Satu Tujuan

Kunjungan itu dalam rangka safari politik sekaligus berziarah ke makam pendiri pondok tersebut, Habib Muhammad Ali Al-Habsyi.

surya.co.id/danendra
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar ketika berziarah di makam Pendiri Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Kota Probolinggo, Habib Muhammad Ali Al-Habsyi, Selasa (24/5/2022). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengunjungi Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Kademangan, Kota Probolinggo, Selasa (24/5/2022).

Kunjungan itu dalam rangka safari politik sekaligus berziarah ke makam pendiri pondok tersebut, Habib Muhammad Ali Al-Habsyi.

Kedatangan Cak Imin -sapaan Muhaimin Iskandar- disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Habib Hadi Zainal Abidin dan diiringi selawat yang dilantunkan para santri.

Di sela-sela kunjungan, Cak Imin menyampaikan asa dalam merawat elektabilitas PKB yang terbilang mentereng di Jatim maupun nasional, mendulang suara Nahdliyin di Tapal Kuda, hingga persiapan Pilkada 2024.

Berdasar hasil survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) PKB menduduki peringkat teratas dengan elektabilitas 19,9 persen di Jatim.

Sedangkan secara nasional berada di posisi ke dua.

"Indikasi survei hanya salah satu cara kita menilai, tetapi yang terpenting adalah kerja atau gerakan para kader dalam menjaga elektabilitas PKB. Kami berharap para kader bahu-membahu untuk satu tujuan," katanya, Selasa (24/5/2022).

Di samping itu, ARCI juga menyebut bila PKB bersaing ketat merebut suara Nahdliyin di wilayah Tapal Kuda.

Oleh karena Cak Imin juga memohon kepada sesepuh, kyai, ulama, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh NU untuk bersatu agar suara Nahdliyin untuk PKB mendominasi di Tapal Kuda.

"Kalau kita bersatu, kita tak kan terkalahkan," ungkapnya.

Cak Imin menyampaikan beberapa persiapan dalam menyongsong Pilkada 2024.

Saat ini, pihaknya tengah menginventarisir potensi para calon, menghitung peluang, dan bakal kembali melakukan survei.

"Langkah berikutnya, memperkuat sinergitas. Yang mau menyalonkan diri sebagai bupati atau walikota harus bersinergi dengan Pemilihan Legislatif (Pileg). Kalau tidak bersinergi dengan Pileg, kami tak akan mendukung," tandasnya.

Dalam kunjungannya ke Probolinggo, Cak Imin didampingi Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved