Surya Militer

VIRAL Kendaraan Dinas TNI AD Serempetan dengan Expander di Bekasi, Kadispenad: Akan Diproses

Beredar info viral tentang insiden serempetan antara mobil dinas TNI AD dengan mobil Expander di Pintu Tol Jatikarya, Bekasi.

Warta Kota/Alex Suban
Ilustrasi. Viral Kendaraan Dinas TNI AD Serempetan dengan Expander di Bekasi. 

SURYA.co.id - Beredar info viral tentang insiden serempetan antara mobil dinas TNI AD dengan mobil Expander di Pintu Tol Jatikarya, Bekasi.

Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna langsung memberikan klarifikasi tentang kejadian ini.

Melansir dari rilis Dispenad, Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan bahwa TNI AD melalui Puspomad akan mendalami kejadian serempetan antara kendaraan Expander Putih B 2890 SZL dengan salah satu Kendaraan Dinas TNI AD berplat 7595-52, pada Senin (2/5/2022) lalu.

"Kami (TNI AD) sudah mendapatkan laporan terkait kejadian ini, dan pihak Puspomad sedang mendalaminya," ujar Kadispenad dalam keterangannya di Jakarta. Senin (9/5/2022).

Dijelaskannya, pihak TNI AD telah meminta keterangan dari pemilik kendaraan dinas TNI AD tersebut.

Serta telah berkoordinasi dengan pihak Satlantas Jalan Tol dan pihak Jasa Marga untuk mendalami rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Dan juga akan meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk pengemudi Expander Putih tersebut.

"Sambil pendalaman ini berjalan, yang bersangkutan (pemilik Randis TNI AD) akan diproses," lanjut Kadispenad.

Kadispenad juga menyampaikan bahwa TNI AD akan memberikan proses hukum atas oknum prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran.

Apabila melibatkan pihak sipil serta terbukti prajurit TNI AD yang menjadi korban, maka akan diserahkan ke pihak Kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Kadispenad meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi atas kejadian ini yang telah diunggah melalui akun Twitter @piratekking, karena telah ditangani pihak TNI AD.

Tegaskan Prajurit TNI AD Dilarang Keras Minta Bantuan Lebaran

Sebelumnya, Brigjen TNI Tatang Subarna juga tmenegaskan prajurit TNI AD dilarang keras minta bantuan lebaran.

Menyikapi beredarnya surat permintaan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2022 oleh oknum prajurit TNI AD, Brigjen TNI Tatang Subarna baru-baru ini menegaskan bahwa pimpinan TNI AD melarang keras para prajurit dan satuan untuk meminta bantuan lebaran.

Dikatakan Kadispenad, Pimpinan TNI AD telah memerintahkan kepada para Komandan Satuan jajarannya untuk menekankan prajurit dan satuannya agar tidak meminta THR kepada siapapun dengan alasan apapun.

“Akan ada tindakan tegas kepada oknum prajurit atau satuan yang terbukti melanggar perintah pimpinan TNI AD tersebut,” tegas Kadispenad dalam keterangannya di Madispenad, Jakarta. Rabu, (27/4/2022).

Selanjutnya, Kadispenad atas nama TNI AD menyayangkan masih adanya oknum prajurit yang masih melakukan pelanggaran dengan meminta bantuan THR kepada perusahaan atau warga, meskipun hasilnya untuk didonasikan atau diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu.

“Atas nama pimpinan TNI AD kami menyampaikan permohonan maaf dengan adanya surat edaran permintaan dana THR yang dilakukan oleh oknum prajurit tersebut,” ucapnya.

Kadispenad juga mengimbau kepada semua pihak untuk melaporkan atau mengkonfirmasi kepada satuan TNI AD terdekat, apabila melihat atau mengetahui pelanggaran yang dilakukan oknum prajurit TNI AD.

Biodata Brigjen TNI Tatang Subarna

Melansir dari Wikipedia, Brigjen TNI Tatang lahir pada 16 Juli 1969.

Ia adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 24 Maret 2021 mengemban amanat sebagai Kadispenad.

Tatang, merupakan lulusan Akmil tahun 1993 ini dari kecabangan Infanteri baret merah ( Kopassus).

Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Pamen Denma Mabesad.

Pendidikan Militer:

- Akmil (1993)

- Sesarcabif (1993)

- Komando (1995)

- Diklapa I (1999)

- Diklapa II (2001)

- Seskoad (2007)

- Susdanyon (2008)

- Susdandim (2010)

- Sesko TNI (2016)

- Lemhannas PPRA LXI (2020).

Riwayat Jabatan:

- Pama Pussenif (1993)

- Danunit Grup 1/Kopassus (1995)

- Dansubtim Grup 1/Kopassus (1997)

- Dantim Grup 1/Kopassus (1999)

- Pabandya-1/Binpers Spersdam XVII/Cendrawasih (2007)

- Komandan Batalyon Infanteri 751/Vira Jaya Sakti (2009)

- Komandan Kodim 1705/Nabire (2011)

- Pabandya-2/Jabkat-2 Spaban III/Binkar Spersad (2012)

- Aspers Kasdam XVII/Cenderawasih (2014)

- Patun Seskoad (2016)

- Paban IV/Binwatpers Spersad (2018)

- Pamen Denma Mabesad (2020)

- Kadispenad (2021—Sekarang)

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved