Biodata Brigjen Krishna Murti, Jenderal Bintang Satu yang Ikut Geram Penumpang Alphard Maki Kapolsek
Berikut profil dan biodata Brigjen Krishna Murti, jenderal polisi bintang 1 yang ikut geram dengan penumpang Alphard maki Kapolsek.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Berikut profil dan biodata Brigjen Krishna Murti, jenderal polisi bintang 1 yang ikut geram dengan penumpang Alphard maki Kapolsek.
Diketahui, sikap arogan seorang penumpang mobil Toyota Alphard di jalur Tasikmalaya menuju Singaparna-Gentong, Jawa Barat, viral di media sosial.
Tampak dalam video yang beredar, Pria berkaus hitam di dalam mobil Alphard tiba-tiba berteriak lantang di depan polisi.
Bahkan pria itu teriak-teriak menyebut polisi goblok.
Kemudian diketahui bahwa polisi yang dimaki ternyata adalah Kapolsek Sukaresik Iptu Asep Saefuloh.
Kontan saja perbuatan orang di dalam mobil mewah itu dikecam publik, termasuk oleh Jenderal Bintang 1 yang juga mantan Wakapolda Lampung Krishna Murti.
Ia mengomentari tingkah arogan pengemudi mobil mewah tersebut.
Menurut Krishna Murti hampir rata-rata petugas Polisi yang bertugas di lapangan memiliki kesabaran yang tinggi.
"Dulu saat saya Kapolsek tahun 90an. 3 jam lebih dijalanan panas atur jalan macet saat lebaran.
Emosi saya naik lihat mobil dan motor yang melanggar seenaknya," ungkap Krishna Murti dikutip dari akun media sosialnya @krishnamurti_bd91, Minggu 9 Mei 2022.
Bahkan Krishna Murti pun emosinya tidak bisa ditahan dan meluapkannya ke pengendaran yang tak sabaran tersebut.
"Sampai saya gebrak itu kap mobil2 yg melanggar aturan.
Tapi anda tau apa yg disampaikan anak buah saya?? Dia bilang gini: Ijin komandan istirahat saja, biar kami yg bereskan.
Komandan tidak boleh emosi dg mereka," kata Krishna.
Untuk itu, dirinya pun memberikan respek yang tinggi kepada para petugas di lapangan yang bisa menahan emosinya.
"Dari sana saya melihat bahwa anggota anggota di lapangan begitu sabar menghadapi bangke2 spt yg naik mobil Aplhard ini," tuturnya.
Krishna Murti pun mengungkapkan beruntung pengendara Alphard yang arogan tersebut tidak bertemu dengannya.
"Untungnya dia gak ketemu saya jaman muda dulu. Untungnya dia ketemu anggota2 Polri yg penyabar.
Mereka bukan orang2 goblok, mereka hanyalah manusia2 yang digaji negara untuk melayani semua khalayak manusia dari kelas bawah sampai atas,
dari yg tidak sombong sampai yg sombong spt kamu mas Alphard F 771 TOH. Semangat rekan2 di lapangan," ungkapnya.
Lantas, siapa sebenarnya Brigjen Krishna Murti?
Melansir dari Wikipedia, Krishna Murti lahir di Ambon, Maluku pada tanggal 15 Januari 1970.
Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 20 Juli 2017 mengemban amanat sebagai Karomisinter Divhubinter Polri.
Krishna merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri.
Riwayat pendidikan:
- Akpol (1991)
- PTIK (2000)
- Sespim (2008)
- Sespimti (2012)
- Lemhannas PPSA XXII (2019)
Riwayat jabatan:
- Pama Polda Jateng (1991)
- Pengasuh Taruna Akpol (1994)
- Komandan Kontingen Polri (1996)
- Kanit Serse Polwiltabes Surabaya (1997)
- Sespri Kapolda Metro Jaya (2000)
- Kapolsek Metro Penjaringan (2001)
- Koorspripim Kapolda Metro Jaya (2004)
- Kasat Reskrim Polres Jakut (2005)
- Wakapolres Depok (2006)
- Dosen Lemdikpol (2009)
- Penyidik Madya Unit II Dit II/Eksus Bareskrim Polri (2010)
- Kapolres Pekalongan (2011)
- Staf Perencanaan PBB di New York (2011)
- Penerjemah Utama Divhubinter (2012)
- Dirreskrimum Polda Metro Jaya[2].
- Wakapolda Lampung (2016)[3][4]
- Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri (2016)
- Karomisinter Divhubinter Polri (2017)
Kasus Menonjol yang Ditangani:
- Bom Sarinah Thamrin (2016)
- Kasus Kematian Sianida Mirna Salihin (2017)
- Kasus Pengaturan Skor Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Satgas Anti Mafia Bola) (2019)
Tanda Jasa:
- Bintang Bhayangkara Nararya
- Satyalencana Kesetiaan XXIV
- Satyalencana Kesetiaan XVI
- Satyalencana Kesetiaan VIII
- Satyalencana Dwidya Sistha
- Satyalencana Bhakti Buana
- Satyalencana Santi Dharma
- Satyalencana Santi Dharma (Ulangan I)
- UNTAES Medals (Kroasia)
- UNAMID Medals (Sudan)
- UNHQ Medals
Brevet kualifikasi:
- Brevet SAR Polri
- Brevet Penyidik
- Brevet Selam Polri
- Brevet Kavaleri Marinir 2
- Brevet Yudha Wastu Wiratama (Tank Kavaleri)
- Brevet Yudha Turangga Wiratama (Kavaleri Kuda)
- Brevet Terjun Bebas TNI AU
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id