Hepatitis Misterius

PEMKOT SURABAYA Antisipasi Hepatitis Misterius Menyerang Anak, di Jatim Ditemukan 114 Kasus Suspect

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langlah antisipasi penularan hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.

SURYA.co.id/Bobby Koloway
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina. Pemkot Surabaya melakukan antisipasi penyebaran hepatitis akut misterius yang menyerang anak. Di Jatim sudah ditemukan 114 kasus suspect hepatitis akut. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langlah antisipasi penularan hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.

Meski belum menemukan kasus hepatitis misterius tersebut, namun Pemkot Surabaya perlu mewaspadai lantaran di Jatim sudah ditemukan 114 kasus suspect hepatitis akut.

Pemkot Surabaya menghimbau masyarakat supaya untuk tetap meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan.

Data Dinas Kesehatan Surabaya, saat ini belum ada laporan terkait penemuan kasus hepatitis akut di Kota Pahlawan.

Meski begitu, Dinas Kesehatan telah meminta setiap fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) untuk meningkatkan upaya dan kesiapsiagaan mewaspadai potensi kasus tersebut.

Hal ini dengan terbitnya Surat Edaran bertanggal 28 April 2022.

Baca juga: KENALI 5 Gejala Hepatitis Misterius Pada Anak Wajib Diwaspadai, di Jatim Ditemukan 114 Kasus Suspect

"Surat Edaran itu menindaklanjuti SE Kementerian Kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina, Kamis (5/5/2022).

SE Kemenkes tersebut bernomor HK 02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya pada tanggal 27 April 2022.

Di antaranya, meningkatkan kewaspadaan dini. Terutama, melalui masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

Bagi setiap rumah sakit, Dinkes Surabaya meminta agar melakukan pengamatan semua kasus sindrom jaundice akut yang tidak jelas penyebabnya.

Masing-masing ditangani sesuai SOP serta pemeriksaan laboratorium.

"Kemudian, melakukan Hospital Record Review (HRR) terhadap Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya sejak tanggal 01 Januari 2022 dan melaporkan segera jika ada penemuan kasus potensial sesuai indikasi kasus tersebut," jelas Nanik.

Baca juga: PANDUAN 6 Cara Cegah Hepatitis Misterius Pada Anak Menurut IDAI, Diketahui Kombinasi Virus Corona

Sedangkan bagi setiap Puskesmas, akan melakukan penguatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya.

Termasuk menggiatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten dalam berkegiatan sehari-hari dan di lingkungan tempat tinggal.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved