Kamis, 7 Mei 2026

Berita Madiun

Exit Tol Dumpil Padat, Kendaraan yang Akan Keluar dari Tol Madiun Dialihkan ke Exit Tol Krapyak

Dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/2022, kemacetan selalu terjadi di exit Tol Dumpil, Kecamatan/Kabupaten Madiun.

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Exit Tol Dumpil, Madiun, digunakan hanya untuk masuk jalan tol jika antrean kendaraan terlalu panjang, Kamis (5/5/2022). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/2022, kepadatan selalu terjadi di exit Tol Dumpil, Kecamatan/Kabupaten Madiun. Ini disebabkan kendaraan yang akan masuk tol mengular sepanjang hingga 1 kilometer.

Untuk mengurai kepadatan tersebut, Pemkab Madiun bersama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) dan Polres Madiun melakukan rekayasa lalu lintas.

Salah satunya adalah kendaraan yang akan keluar dari jalan tol menuju Madiun dan sekitarnya, semua dialihkan ke exit Tol Krapyak, Caruban.

Sedangkan pintu Tol Dumpil, khusus untuk pintu masuk kendaraan menuju jalan tol.

"Dishub Kabupaten Madiun bersama polres insya Allah akan terus mengurai kemancetan ini, memang volume kendaraan meningkat. Aaya harap pemudik sabar, kami berusaha agar mereka nyaman," kata Bupati Madiun, Ahmad Dawami, Kamis (5/5/2022).

Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawami mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama Kepala JNK Madiun dan Kasatlantas Polres Madiun.

Dari rapat tersebut, disepakati keluar tol arah Madiun di pindah di Tol Krapyak Caruban, dan exit Tol Madiun (Dumpil) khusus untuk pintu masuk tol.

"Dari keluar pintu Tol Krapyak nantinya para pemudik yang arah ke Ponorogo maupun ke Pacitan bisa lewat jalur arteri dalam, seperti Wonoasri, Balerejo, Dimong," lanjutnya.

Dengan memilih jalur Wonoasri, diharapkan bisa mengurai kemancetan di perbatasan Kabupaten Madiun dan Kota Madiun, yaitu di simpang lima Nglames-Pabrik Gula Rejoagung.

Sementara itu, Kadishub Madiun, Supriyadi mengatakan, rekayasa lalu lintas dengan memfokuskan exit Tol Krapyak Caruban sebagai pintu keluar akan dilakukan secara situasional.

"Jika memang terjadi kemacetan atau arus lalu lintas sangat padat, maka exit Tol Dumpil akan digunakan untuk pintu masuk saja, sedangkan pintu keluar hanya bisa lewat exit Tol Krapyak," ucap Supriyadi.

Ia memastikan Dishub bersama polres siap siaga 24 jam untuk mengurai kemacetan, salah satu titik yang diwaspadai adalah simpang lima Nglames-Pabrik Gula Rejoagung.

"Tapi sejauh ini sudah kami tangani dengan baik," ucapnya.

Kepada pemudik, Supriyadi meminta untuk bersabar jika menemui kemacetan, karena petugas secepatnya akan mengurai kemacetan tersebut.

"Jangan lupa juga tetap patuhi protokol kesehatan selama perjalanan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved