Berita Surabaya

Kisah Pilu OB di Surabaya, Setahun Motor Dicuri 2 Kali, Sebelum Anak Lahir dan Sebelum Lebaran

Motornya dicuri saat motor di parkir di bahu jalan gang depan rumahnya di Jalan Karah 1/29, Jambangan, Surabaya. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Rahadian Bagus
Tangkapan layar dua bandit yang gondol motor Honda Beat bernopol L-5015-MT, Bisri Mustofa (21) di gang rumahnya di Jalan Karah 1/29, Jambangan, Surabaya. 

SURYA.CO.ID|SURABAYA- Belum genap setahun kehilangan motor, Bisri Mustofa (21) kembali menjadi korban pencurian motor, untuk yang kedua kalinya. 

Dongkolnya, insiden pencurian motor kedua pada Sabtu (30/4/2022), dialami bapak tiga anak itu, di lokasi yang sama. 

Yakni, saat motor di parkir di bahu jalan gang depan rumahnya di Jalan Karah 1/29, Jambangan, Surabaya. 

Kerabat korban Oktavianti (28) mengungkapkan, insiden pencurian tersebut, sempat terekam kamera CCTV pengawas gang. 

Pelakunya dua orang, yang beraksi secara berkomplot. Satu orang pelaku yang berpakaian warna merah menjadi eksekutor pencurian motor

Sedangkan, satu orang pelaku lainnya, bertindak sebagai joki motor sarana aksi yang mereka kendarai. 

"Pelakunya 2 orang," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Senin (2/5/2022). 

Aksi pencurian tersebut, terjadi sekitar pukul 05.35 WIB. Motor Honda Beat bernopol L-5015-MT, di parkir di bahu jalan  gang depan rumah, dalam keadaan dikunci setir.

Terakhir kali motor tersebut dipakai oleh korban bekerja lembur hingga pukul 03.00 WIB, sebagai petugas kebersihan (office boy) sebuah apartemen di Surabaya. 

"Paginya hendak mau keluar baru lihat sepeda motornya sudah tidak ada," tuturnya. 

Sementara itu, kejadian kasus pencurian pertama yang terjadi delapan bulan lalu, yakni Bulan September 2021 silam, malah tak kalah memilukan. 

Pencurian motor tersebut, dialami korban hanya berselang dua hari, sebelum istri korban melahirkan anak ketiga. 

"Kalau yang pertama 2 hari sebelum lahiran anak ke-3. Untuk yang (kejadian) 2 barusan ini (2 hari jelang lebaran)," jelasnya. 

Akibat insiden pencurian yang kedua itu. Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp11 juta. 

Semua insiden pencurian tersebut, lanjut Oktavianti, sudah dilaporkan ke markas kepolisian setempat. 

"Kerugian Rp11 juta," pungkasnya. 

Sumber: Surya
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved