Gema Ramadhan 2022

Ibu-Ibu Kota Pahlawan Diajarkan Berkolase, Mengubah Sampah Kain jadi Nilai Ekonomis

Sambil mendengarkan pemaparan dari The Monalisa Art, peserta terlebih dahulu menyesuaikan ukuran kain dengan media

surya.co.id/habibur rohman
Talkshow & Fashion Show Komunitas Himpunan Ratna Busana Jawa Timur, Sabtu (30/4/2022) 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Para kaum hawa begitu antusias menempelkan sehelai demi sehelai kain sisa atau perca, diatas papan triplek kecil.

Dibutuhkan kesabaran dan kejelian bagi mereka demi menghasilkan karya seni yang menarik.

Sambil mendengarkan pemaparan dari The Monalisa Art, peserta terlebih dahulu menyesuaikan ukuran kain dengan media yang sudah disediakan oleh panitia.

Setelah itu, mereka kemudian mengolesinya dengan sedikit lem.

Pemandangan menarik ini tersaji dalam rangkaian Acara Gema Ramadhan, yang digelar oleh Harian Surya dan Tribun Jatim, Mall Grand City Surabaya, Sabtu (30/4/2022).

Menurut pemateri, Endang, dengan Seni Kolase Kain, paling tidak bisa mengurangi stress usai disibukkan terhadap rutinitas sehari hari.

"Dengan borkalese, pastinya bisa mengobati stres. Syukur syukur bisa mengubah karya seni ini menjadi souvenir," ujarnya.

Sekaligus, lanjut Endang, menghasilkan daya tarik bagi seseorang untuk membelinya. Sehingga, hasilnya pun berubah menjadi nilai ekonomis yang bermanfaat.

"Media yang digunakan adalah limbah limbah kain penjahit atau kain perca. Supaya membantu memanfaatkan sampah," ucapnya.

Endang berharap, dari kegiatan tersebut mengurangi sampah serta mendukung 3R. Yakni, Reuse, Reduce dan Recycle.

"Supaya bumi kita ini tidak tercemar oleh sampah sampah kain. Jadi, mari manfaatkan kain kain sisa menjadi sesuatu yang berharga," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved