Gema Ramadhan 2022

Gema Ramadhan Bersama UMKM Kartini Jawa Timur, Menaker Sebut UMKM Berperan Besar Bagi Indonesia

Menaker Ida Fauziyah berkesempatan menjadi pembicara dalam acara Gema Ramadhan Bersama UMKM Kartini Jawa Timur

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
Tangkapan Layar
Menaker Ida Fauziyah saat menyampaikan kata sambutan dalam acara Gema Ramadhan Bersama UMKM Kartini Jawa Timur, Selasa (26/4/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, berkesempatan menjadi pembicara dalam acara Gema Ramadhan Bersama UMKM Kartini Jawa Timur yang digelar Harian Surya dan Tribun Jatim Network di Grand City Mall Surabaya pada Selasa (26/4/2022).

Dalam sambutannya secara daring, Ida menyebut, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat berperan besar dalam Kementerian Tenaga kerja.

"Berdasarkan data yang dihimpun 60,5 persen Produk Domestik Bruto atau PDB Indonesia berasal dari UMKM," ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, 99,99 persen unit usaha di Indonesia semuanya adalah UMKM dengan jumlah 65 juta unit usaha.

"96 persen total tenaga kerja di Indonesia berhasil diserap oleh UMKM. Serta 50 persen total pengguna UMKM adalah perempuan," ungkap Ida.

"Ini adalah acara yang menarik karena mengajak langsung para pelaku usaha UMKM Kartini bangkit dari keterpurukan," imbuhnya.

Mengingat sektor usaha tersebut terkena dampaknya secara langsung akibat badai Covid 19 selama 2 tahun, Ida berharap, semoga dari acara Gema Ramadhan Bersama UMKM Kartini Jawa Timur yang digelar sejak Selasa (26/4/2022) kemar, hingga (30/4/2022), para peserta acara dari UMKM juga bisa menemukan kiat, tips dan terobosan baru untuk terus maju.

"Semoga para pelaku UMKM tetap tangguh dan berdaya di masa pemulihan pasca pandemi," tandas Ida.

Dalam pengelolaan sebuah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan. Di Indonesia, 99 persen dari pelaku usaha adalah UMKM, sedangkan setengahnya berasal dari kaum hawa.

Sementara, Venteny hadir membantu pelaku usaha sekaligus para karyawan agar bisa mendapatkan akses untuk pengembangan usaha lebih baik.

COO Group Venteny, Damar Raditya yang hadir dalam Focus Group Discussion dengan tema "Cerdas Kelola Modal Dengan Strategi Finansial Tepat" menjelaskan, kendala permodalan masih menjadi momok menakutkan dalam menjalankan roda usaha.

"Hal0hal yang harus dipertimbangkan, pertama adalah sesuai dengan visi misi usaha harus punya proyeksi tentang apa yang harus dilakukan ke depan," ujarnya, dalam acara Gema Ramadhan tersebut.

Dengan proyeksi itu, lanjut dia, maka bisa menyusun permodalan, mungkin kapan saatnya perlu suntikan investor baru atau permodalan baru

Baginya, proyeksi itu juga bisa membuat sebuah strategi untuk pemasaran, sekaligus pengembangan produk yang baru.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved