Berita Lumajang
Hindari Macet, Sejumlah Perantau di Lumajang Pilih Mudik Lebih Awal
Di Terminal Minak Koncar Lumajang pun juga sudah mulai didatangi lalu lalang pemudik Lebaran 2022.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
Berita Lumajang
SURYA.co.id | LUMAJANG - Imbauan pemerintah mengajak mudik lebih awal sudah mulai dilakukan oleh masyarakat.
Di Terminal Minak Koncar Lumajang pun juga sudah mulai didatangi lalu lalang pemudik.
Denis calon pemudik yang hendak berangkat ke Tasikmalaya memilih mudik lebih awal supaya dapat lebih lama berada di kampung halaman agar bisa terhindar dari macet.
Selain itu, dirinya ingin lebih lama pulang di kampung halaman.
Hal itu karena sudah empat tahun dirinya tak bisa pulang ke tanah kelahirannya.
"Rencana nanti paling sampai dua minggu di rumah," katanya.
Denis mudik bersama istri dan 1 orang anaknya. Barang yang dibawa cukup banyak.
Bawaannya satu koper berukuran besar dan satu kardus besar untuk membawa oleh-oleh.
Menurutnya, mudik lebih awal tiket bus masih tidak terlalu mahal.
Kenaikan harga tiket bus menuju Tasikmalaya masih terjangkau.
"Kalau naik memang sudah. Kereta ekonomi yang biasanya sampai Tasikmalaya Rp100 ribu, sekarang saya cek 300," ujarnya.
Pilihan mudik lebih awal juga dipilih Woko seorang perantau asal Klaten, Jawa Tengah.
Dirinya lebih memilih mudik sebelum puncak puasa agar terhindar dari macet.
Sebab pemerintah memprediksi akan dipadati 2,56 juta kendaraan.
"Sudah dua tahun kemarin gak dibolehin mudik saja masih ada yang nyolong-nyolong. Apalagi kalau sekarang dibolehkan, pasti macet," katanya.
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 29 mendatang.
Menurutnya, masyarakat lebih banyak pemudik memilih tanggal tersebut karena sudah masuk waktu cuti bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemudik-terminal-minak-koncar-lumajang.jpg)