Wawancara Eksklusif

Kepala Dinas Kehutanan Jatim : Perhutanan Sosial untuk Atasi Kemiskinan

Dinas Kehutanan punya dua misi penting dalam rencana strategisnya. Pertama adalah ekonomi dan kedua adalah ekologi.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/fatimatuz zahroh
Pemred Tribun Jatim Network Tri Mulyono sedang mewawancarai Kepala Dinas Kehutanan Jatim Dr Ir Jumadi MMT di Studio Tribun Jatim Network, Senin (18/4/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sektor kehutanan menjadi sektor strategis dalam mendongkrak kesejahteraan warga Jawa Timur.

Guna membahas detail tentang perkembangan sektor kehutanan di Jawa Timur yang potensinya begitu besar, Pemred Tribun Jatim Network/Wapemred Harian Surya Tri Mulyono berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dr Ir Jumadi MMT, di Studio Tribun Jatim Network, Senin (19/4).

Selengkapnya simak wawancara berikut ini:

Saat ini kondisi pandemi Covid-19 semakin terkendali bahkan menuju endemi.

Terkait kondisi ini kebijakan atau program strategis apa yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Jawa Timur khususnya dalam rangka pemulihan dan mendorong percepatan ekonomi?

Konstruksi bekerja setiap OPD tentunya berpatok pada RPJMD. Yang dalam hal ini konstruksinya timefram-nya adalah untuk 2019-2024.

Namun di rentang itu kita tak pernah menyangka ada pandemi Covid-19 yang membuat adanya pergeseran asumsi. Semuanya berubah. Di kami juga mengalami perubahan.

Namun pada dasarnya Dinas Kehutanan punya dua misi penting dalam rencana strategisnya. Pertama adalah ekonomi dan kedua adalah ekologi.

Dua ini yang dalam konstruksi RPJMD kita mendukung program besar Jatim Agro dan Jatim Harmoni. Dua ini yang harus kita derivasikan ke program kegiatan apalagi sekarang indikator menunjukkan kita bergerak dari pandemi ke endemi yang tentunya membuat semua sektor akan tumbuh.

Termasuk di kehutanan. Ini adalah momen di mana gasnya harus kita injak meski remnya juga harus ditahan. Apa yang digas?

Ada beberapa item program strategis kita. Pertama adalah sarana bantuan ekonomi produktif yang kita berikan untuk LMDH, kelompok tani hutan.

Kemudian tempat wisata dalam kawasan hutan juga mulai dibuka termasuk Tahura Raden Suryo di area Gunung Arjuno, Penanggungan dan Welirang.

Kedua adalah upaya penanganan kemiskinan dan peningkatan pemberdayaan masyarakat dengan perhutanan sosial.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved