Grahadi

Berita Kota Surabaya

Selama 22 Bulan Merawat 10.565 Pasien Covid-19, RS Lapangan Indrapura Resmi Ditutup

mengingatkan masyarakat Jatim agar tidak lengah protokol kesehatan meski saat ini jumlah kasus terkonfirmasi dan kasus aktif jauh menurun.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/fatimatuz zahro
Dokumentasi saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau RS Lapangan Indrapura. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Seiring dengan melandainya kasus covid-19 di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa akhirnya menutup Rumah Sakit Lapangan Indrapura. Penutupan RS Lapangan Indrapura itu tertuang dengan penerbitan SK Gubernur Jawa Timur Nomor 188/237/KPTS/013/2022).

Secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih pada seluruh tenaga kesehatan, mulai dokter, perawat, TNI - Polri dan seluruh relawan yang telah bergotong-royong dalam merawat pasien di RS Lapangan Indrapura.

"Alhamdulillah, dengan kondisi pandemi yang semakin terkendali, dan berakhirnya masa pinjam pakai tanah dan bangunan milik Kementerian Kesehatan, maka RS Lapangan Indrapura resmi ditutup," tegas Khofifah di Istana Negara Grahadi, Senin (18/4/2022).

"Terima kasih seluruh nakes, dokter, perawat, TNI Polri dan juga relawan yang selama 22 bulan bergotong royong merawat pasien tanpa kenal lelah di RS Lapangan Indrapura. Semoga menjadi amal yang dihitung ibadah oleh Allah SWT," ujar Khofifah.

Sebagaimana diketahui, tanah dan bangunan yang digunakan untuk RS Lapangan Indrapura merupakan lahan bersistem pinjam pakai dari Kemenkes RI.

Lantaran masa pinjam pakai sudah selesai dan terlebih di sana akan segera dibangun rumah sakit pusat otak, jantung dan kanker maka dengan pertimbangan matang, termasuk penghematan anggaran serta kondisi kasus yang kian menurun, pemprov resmi menutup operasional RS Lapangan Indrapura.

Sejak diresmikan pada Juni 2020, RS Lapangan Indrapura telah merawat 10.565 orang pasien. Dengan tingkat kesembuhan pasien hampir 100 persen karena merawat pasien covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Dikatakan Khofifah, format RS Lapangan Indrapura memberikan catatan sejarah yang membanggakan. Karena hadir sebagai solusi utama di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di awal pandemi, di saat banyak fasyankes yang belum memiliki kesiapan matang menangani kasus Corona.

Sedangkan perkembangan kasus Covid-19 di Jatim per hari ini, berdasarkan data Satgas Covid-19 Jatim, sudah sangat melandai. Total kasus aktif Covid-19 di Jatim tersisa 577 orang.

Tambahan kasus terkonfirmasi harian sepekan ini se-Jatim rata-rata di bawah 50 orang. Dan kondisi BOR (tingkat keterisian bed) ICU RS tercatat 5 persen, dan BOR isolasi RS hanya 3 persen. Sedangkan kondisi BOR isoter hanya 0,1 persen.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved