Persebaya Surabaya
Update Transfer Persebaya - Pengakuan Aji Santoso Soal Pemain Asing Datang Terlambat
Kendati baru mengumumkan satu nama pemain asing, Leo Lelis, Persebaya Surabaya mengklam sudah mendapatkan dua pemain asing lainnya di bursa transfer
SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya baru merilis satu nama pemain asing untuk rekrutan di Liga 1 musim depan. Sosok itu Leo Lelis yang diboyong dari Persiraja Banda Aceh.
Leo Lelis merupakan bek asal Brasil yang bakal diproyeksikan menggantikan posisi yang ditinggal Alie Sesay.
Alie Sesay memutuskan keluar dari Persebaya Surabya guna melanjutkan tantangan bermain di luar Indonesia. Ia yang merupakan salah satu legiun asing andalan Bajul Ijo di Liga 1 2021-2022 lalu, memutuskan pergi bersama Bruno Moreira dan Taisei Marukawa.
Alie Sesay dan Bruno Moreira akan bermain di luar Indonesia, sedangkan Taisei Marukawa menyebrang ke rival Persebaya Surabaya, PSIS Semarang.
Kendati baru mengumumkan satu nama pemain asing, Leo Lelis, Persebaya Surabaya mengklam sudah mendapatkan dua pemain asing lainnya di bursa transfer Liga 1 musim depan.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengkonfirmasi sudah sepakat dengan dua pemain lain.
Namun ia dan manajemen Persebaya sepakat untuk tutup mulut, apalagi dua pemain yang dimaksud saat ini masih menjalankan kompetisi di klub lamanya.
Meski menyimpan rapat, rumor kuat beredar, dua pemain yang dimaksud adalah Sho Yamamoto (penyerang sayap asal Jepang) dan Higor Felipe Vidal, (gelandang asal Brasil).
Sho Yamamoto merupakan pemain asal Jepang yang berposisi sebagai winger kiri.
Dia masih berusia 25 tahun dan memiliki kemiripan gaya bermain seperti Taisei Marukawa.
Sho Yamamoto bahkan terlihat lebih menjanjikan karena latar belakang kariernya yang lama merumput di Eropa.
Kabar bergabungnya Sho Yamamoto ke Persebaya semakin menguat lantaran sang pemain kedapatan mengikuti media sosial Bajol Ijo.
Adapun Higor Vidal dan Weslen Junior disinyalir akan menjadi pengganti duo Brasil sebelumnya.
Higor Vidal mirip seperti Bruno Moreira yang berposisi sebagai gelandang serang, namun juga bisa diplot sebagai winger.
Dia sudah lama merasakan atmosfer sepak bola di luar negeri seperi Yunani, Lituania, dan Israel.
Sementara Weslen Junior, bisa menjadi juru gedor Persebaya untuk musim depan.
"Tar saja kalau sudah waktunya di sampaikan. Persebaya ini tidak mau gembar-gembor, sudah melangkah," ungkap Aji Santoso pada surya.co.id, belum lama ini.
"Perekrutan pemain asing kami sudah deal dengan tiga pemain, tinggal satu posisi striker. Cuma kami tidak mau mempublish karena pemainnya juga masih mengikuti kompetisi di Eropa," tambah Aji Santoso.
Dikonfirmasi mengenai nama-nama pemain asing yang beredar, Aji enggan memberi jawaban.
Namun yang pasti, Aji menyebut pemain yang dimaksud sudah sesuai dengan kriterianya.
"Tentunya pemain yang saya rekrut ini nanti, saya tidak pandang dia dari Jepang, Asia atau Korea. Dari manapun saya tidak ada masalah, yan terpenting adalah mereka itu masuk menurut kriteria saya," pungkas Aji Santoso.
Meski akui sudah sepakat dengan dua pemain asing lain. Aji menyebut bahwa pemain tersebut akan sedikit lebih lambat bergabung dengan tim.
Di mana tim direncanakan menggelar latihan perdana 9 Mei mendatang.
"Mungkin datangnya agak sedikit terlambat karena kemungkinan besar di negara mereka (kompetisi selesai) akhir Mei, sedangkan kami latihan 9 Mei," jelas Aji Santoso.
"Tetapi saya gak khawatir, kenapa? Dia kondisinya dalam kondisi fit karena kondisi mereka dalam kondisi kompetisi akhir," beber eks pelatih Persela Lamongan ini.

Aji santoso menambahkan, tiga pemain asing Persebaya nanti merupakan wajah-wajah baru yang belum pernah mencicipi liga Indonesia.
Mantan pelatih timnas U-23 Indonesia itu memiliki alasan tersendiri tertarik dengan pemain-pemain yang belum mengenal Indonesia.
“Bahkan masih baru di Asia Tenggara. Saya kurang bersemangat kalau pernah main di Asia Tenggara."
"Jadi, memang pemain ini benar-benar baru, belum pernah main di Asia Tenggara, apalagi di Indonesia,” ucap Aji Santoso.
Kendati demikian, dirinya memastikan bahwa tiga pemain asing Persebaya bukan sembarang dipilih.
Aji Santoso sudah memasang standar khusus yang bukan hanya berkualitas tetapi juga cocok dengan skema permainannya.
“Saya memilih mereka karena berkualitas. Saya memilih pemain berkualitas, cocok dengan karakter tim yang saya mainkan. Yang utama seperti itu."
"Kalau pemain baru, lawan juga belum tahu (kekuatan dan kemampuannya). Itu alasan utamanya,” sambung Aji.
Mimpi Arief Catur Pamungkas
Pelatih Persebaya, Aji Santoso akan mempromosikan tiga pemain muda jebolan kompetisi internal untuk ikut berlatih dengan tim menatap kompetisi musim depan.
Tiga pemain tersebut adalah, Deny Agus, Rifky Afryan, dan Arief Catur Pamungkas.
Tiga bakat muda itu ditemukan Aji Santoso setelah melakukan seleksi bagi tim juara EPA U-20 Persebaya yang dilakukan beberapa hari terakhir.
Arif Catur menyebut bisa membela Persebaya merupakan mimpi yang sudah lama ia inginkan.
Ia bukan wajah baru bagi Persebaya, pemain jebolan kompetisi internal Persebaya, Anak Bangsa itu sebelumnya membawa Persebaya EPA U-20 juara di musim 2019.
"Mungkin ini mimpi yang bisa terbeli, sejak dulu EPA U-20 juara saya ingin sekali naik ke tim senior, tapi Tuhan belum merestuinya, justru saya masuk ke PON Jatim untuk ke Papua yang berhasil membawa perunggu atau peringkat ke 3," ungkap Catur pada surya.co.id, Jumat (15/4/2022).
Sebelum akhirnya diberikan kesempatan membela Persebaya, Arif Catur sempat mencari pengalaman membela tim PON Jatim.
Terakhir, pemain asal Mojokerto tersebut membela Persikab dan membawa tim kebanggaan Kabupaten Bandung itu lolos ke Liga 2 musim depan.

"Saya sendiri senang mas saya bisa promosi ke tim senior Persebaya, ini target saya dari dulu namun baru bisa tercapai sekarang. Ini merupakan tantang tersendiri bagi saya," tegas pemain posisi utama bek kanan itu.
Kesempatan didapat Catur juga didapat setelah Persebaya banyak melepas pemain belakangnya, M Syaifuddin, Alie Sesay, Ady Setiawan, Reva Adi Utama dan Frank Rikhart Sokoy.
Akan menjalani musim perdana membela Persebaya, Catur tidak memiliki target muluk-muluk.
"Target saya untuk musim depan mungkin saya berusaha untuk masuk ke skema coach Aji Santoso inti maupun cadangan," jawab pemain 22 tahun itu.
Sudah pasti mendapat kesempatan membela Persebaya, Catur menyebut tak ada persiapan ekstra menatap latihan perdana tim 9 Mei mendatang.
"Saya akan menjaga kondisi untuk persiapan TC musim depan, semoga semua diberikan kelancaran," pungkasnya.