Minggu, 12 April 2026

Berita Surabaya

Terjebak Macet, Maling Sepeda Motor di Surabaya Bonyok Digebukin Warga Bulak Banteng

Seorang pemuda di Surabaya yang nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor berakhir jadi samsak hidup para massa.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Tersangka Umar, saat di Mapolsek Kenjeran berikut barang bukti sepeda motor curian, Jumat (15/4/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seorang pemuda di Kota Surabaya yang nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor, berakhir jadi samsak hidup para massa.

Pemuda itu bernama Umar (21) warga Bulak Banteng Surabaya itu nekat beraksi di sekitar kampungnya sendiri.

Saat itu, ia bersama dua rekannya berboncengan tiga untuk berkeliling mencari sasaran.

Umar bersama RL dan RS (buron), berhenti di sebuah rumah di Jalan Dukuh, Bulak Banteng Timur, Surabaya.

Di sana terparkir sepeda motor Yamaha Mio bernopol W 4988 OH milik korban, Deni Lam.

Tak lama, Umar turun dari sepeda motor dan mengendap mendekati sasaran.

Sementara dua temannya berjaga di atas sepeda motor dengan jarak sekitar 10 meter dari lokasi.

Umar beraksi berbekal kunci T yang ujungnya diruncingkan, ia berhasil mengoprek rumah kunci sepeda motor milik korbannya.

Tak sampai semenit, Umar lalu berhasil mengeluarkan sepeda motor korban dari parkiran dan mencoba bergegas kabur.

Apesnya, sang pemilik keluar rumah dan mendapati Umar membawa kabur motornya.

"Korban sontak berteriak dan mencoba mengeja. Teriakan korban memantik simpati warga untuk ikut mengejar tersangka. Sementara teman tersangka langsung kabur," terang Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi, Jumat (15/4/2022).

Dikejar korban dan warga membuat Umar panik. Ia lalu mencoba memilih jalan yang mudah dilalui untuk kabur.

Sayangnya, saat di pertigaan Jalan Randu ia terjebak macet.

Umar tertangkap warga dan korban, hingga jadi bulan-bulanan massa yang geram.

"Anggota opsnal kami yang kebetulan lewat lokasi segera mengevakuasi tersangka. Kami lalu membawanya ke Polsek untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," imbuhnya.

Kepada polisi, Umar mengaku baru sekali ini melakukan pencurian.

Ia nekat karena diiming-imingi bagian uang lebih banyak dan untuk kebutuhan lebaran nanti.

"Pengakuannya nanti kalau dijual, tersangka ini dapat bagian lebih banyak. Karena butuh untuk lebaran juga akhirnya ia nekat melakukan pencurian tersebut," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved