KAHMI Kota Surabaya Bertekad Memberikan Sumbangsih Bagi Pemkot
Sekitar 50 anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah Surabaya, telah dilantik sebagai pengurus
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Rudy Hartono
SURYA.co.id|SURABAYA - Sekitar 50 anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah Surabaya, telah dilantik sebagai pengurus dengan masa bhakti 2021-2026, Hotel Mercure Grand Mirama, Jumat (15/4/2022).
Mereka yang berasal dari berbagai latar belakang dan disiplin keilmuan, berkomitmen memberikan kontribusi serta sumbangsih bagi Pemerintah Kota Surabaya.
Sesuai dengan tema acara, peran KAHMI dalam Mendukung Global, Smart, and Sustainable City of Surabaya, KAHMI mempunyai keinginan untuk menjadi partner bagi pemimpin daerah maupun kepala dinas.
Koordinator Presidium KAHMI Surabaya, Nurul Barizah, menuturkan, Kahmi adalah kelompok intelektual dengan mayoritas beranggotakan kaum intelektual dan cendekia dari berbagai kampus terkemuka di Surabaya.
"Berbagai macam profesi dan keahlian, mulai dari politisi juga ada, menjadi bagian pengurus. Komitmen keislaman dan kebangsaan kami tidak perlu diragukan lagi sepanjang sejarah sampai sekarang," ujarnya.
KAHMI, lanjut dia, berhasrat memberikan peran serta dalam pembangunan yang positif bagi masyarakat. Harapannya, agar Kota Pahlawan menjadi kota dambaan warga internasional
"KAHMI Surabaya memiliki banyak potensi di dalamnya, ada banyak ahli. Kalau pemerintah kota bisa memanfaatkannya, ini akan menjadi kolaborasi yang baik," ucapnya
"Kami memang merencanakan ketemu, dan menyatukan visi misi dengan Pak Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya, kami ingin turut andil berpartisipasi pada pemerintah. Saya yakin Pemkot sudah banyak upaya menuju ke arah Surabaya Smart City, kami siap diskusi dan berdialog, memberikan keilmuan, kemampuan yang kami miliki, mudah mudahan menjadi partnership berjalan dengan baik," sambungnya.
Sedang Presidium KAHMI Surabaya, Anna Luthfi, menambahkan, pihaknya kedepan ingin memberikan sumbangsih konkret. Tidak hanya secara internal, namun juga eksternal.
"Kami ingin berpihak betul bagaimana masyarakat semakin hari semakin berdaya, tidak kemudian kepentingan pemerintah lebih besar ke arah korporasi, yang lebih utama tanggung jawab pembangunan adalah bagaimana masyarakat kecil menjadi bangkit," ucapnya.
"Kami tidak hanya audiensi, tapi juga ada forum yang bisa dilakukan secara periodik dengan pemerintah, bahwa kami ingin berkhidmat memberikan kontribusi terhadap permasalahan di Kota Surabaya. Perlu ada tambahan yang ingin kami formulasikan supaya ragam problem yang selalu hadir semakin terselesaikan,"tuntasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelantikan-kahmi-md-surabaya.jpg)