Advertorial

DPRD Surabaya Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat : Alokasikan Anggaran 40 Persen untuk UMKM

Saat ini, kebangkitan ekonomi mulai terasa di masyarakat. Surabaya dalam posisi PPKM Level 1 dengan vaksinasi masih terus digenjot.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/nuraini faiq
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono saat mengunjungi pelaku UMKM kue kering, Diah Cookies, di Kampung Ketandan Surabaya, Kamis (7/4/2022) lalu. Lebaran tahun ini pesanan kue melonjak setelah Surabaya PPKM Level 1. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemulihan ekonomi Surabaya menemukan momentum tepat, menyusul ditetapkannya Kota Pahlawan sebagai daerah berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 1.

Gairah ekonomi di masyarakat pun telah tumbuh dan terus menguat.

Kondisi ini ditunjang oleh kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memperkuat sektor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kekuatan ekonomi rakyat lainnya. Salah satunya melalui keberpihakan anggaran.

“DPRD terus memaksimalkan fungsi pengawasan, budgeting, dan legislasi untuk mendorong dan memastikan kebijakan Pemkot tepat sasaran. Warganya makin maju dan sejahtera setelah dua tahun kita lewati masa pandemi covid-19,” kata Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Rabu (13/4/2022).

Saat ini, kebangkitan ekonomi mulai terasa di masyarakat.

Surabaya dalam posisi PPKM Level 1 dengan vaksinasi masih terus digenjot.

Berbagai aktivitas ekonomi tumbuh kembali di masyarakat.

Ketua DPRD berharap Pemkot Surabaya dan seluruh masyarakat menjadikan situasi ini sebagai momentum untuk pemulihan ekonomi.

Terlebih, kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi yang mengalokasikan 40 persen dari anggaran belanja barang dan jasa untuk sektor UMKM.

Pelaku usaha sektor UMKM di Surabaya begitu banyak. Termasuk pedagang kaki lima atau PKL.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved