Advertorial
Bu Diah Sumringah Kebanjiran Pesanan Kue Lebaran
Bu Diah mengaku senang akhir pekan kemarin menerima kunjungan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono di rumahnya.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Diah Arfianti, ibu pembuat kue kering di kampung Ketandan Baru Gang 2, Kelurahan Genteng, Surabaya, makin bersemangat menyelesaikan pesanan kue Lebaran.
Bu Diah mengaku senang akhir pekan kemarin menerima kunjungan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono di rumahnya.
Adi didampingi Wakil Ketua Komisi B Anas Karno.
Memasuki bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri kali ini, pesanan kue terus mengalir.
Terlebih Surabaya sudah dinyatakan sebagai daerah dengan status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 1.
Karena banyaknya pesanan, maka ruang samping dan belakang tokonya, Diah Cookies, diubah menjadi tempat penyimpanan sementara.
Terlihat ratusan kemasan kue kering yang sudah siap antar.
“Alhamdulillah. tahun ini lebih ramai dibanding tahun lalu. Tahun ini, ekonomi terasa tumbuh dan semakin baik. Banyak pesanan,” ucap Bu Diah sumringah.
Pelaku UMKM ini mengelola usaha kue kering bersama suaminya, Mohammad Rofiq.
Wajah keduanya tampak berbinar-binar dan riang.
Usaha mereka makin bergeliat setelah dua tahun dihantam pandemi covid-19.
Pada 2001 lalu, Diah memulai usaha dengan modal kecil dengan berjualan makanan.
Berkat perjuangan tak kenal lelah, hasil mulai didapatkan.
Dia pernah menjadi penjual tahu crispy di stand di sebuah mini market.
Pada 2010, suaminya terkena PHK (pemutusan hubungan kerja).
Dari situasi sulit itulah, justru dimulai satu lompatan baru.
Pasangan ini kemudian beralih pada usaha kue kering sampai sekarang.
Berkat pendampingan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, usahanya kian berkembang.
Bu Diah diarahkan untuk membuat branding, promosi, meningkatkan kualitas produk, dan sebagainya.
Di kampung Ketandan baru, Diah Arfianti mengelola 4 rumah produksi, termasuk toko untuk outlet kue keringnya.
"Ibu Diah itu memang ulet. Yang bikin senang orang kampung, penjual kue ini sosoknya supel dan dikenal suka membantu," kesan Anas Karno, yang juga tetangga Bu Diah.
Keluar dari rumah produksi kue kering milik Diah Arfianti di Ketandan Baru, Ketua DPRD Adi Sutarwijono dan Anas Karno kemudian menemui seorang ibu pengelola katering Dapur Vaganza.
Ibu itu sering memasok kebutuhan makanan ke instansi pemerintahan, salah satunya ke Kantor DPRD Kota Surabaya. “Alhamdulillah lancar," ucap ibu ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Bu-Diah-menerima-kunjungan-Ketua-DPRD-Surabaya-Adi-Sutarwijono.jpg)