Ramadan 2022
Tips Olahraga Bagi Lansia Selama Puasa Ramadan
Dalam rentang waktu tersebut, harus ada pemanasan paling tidak sepuluh menit untuk menyiapkan otot
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Usia tak menjadi alasan bagi seseorang untuk berolahraga saat bulan Ramadan.
Tak hanya anak-anak dan orang dewasa, lansia pun tetap perlu berolahraga agar badan tetap fit dalam menjalankan puasa.
Tentu saja, kuantitas dan jenisnya berbeda dengan olahraga mereka yang masih muda.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr Nuniek Nugraheni SpKFR-K menyampaikan olahraga paling tepat dilakukan oleh lansia selama Bulan Ramadan adalah olahraga intensotas ringan.
Misalnya dengan jalan kaki ataupun senam ringan.
Durasinya pun tak perlu lama, cukup 30 sampai 40 menit.
Baca juga: Rumah Sakit Bhakti Husada Banyuwangi Kebakaran, Sempat Bikin Pasien dan Keluarga Panik
Dalam rentang waktu tersebut, harus ada pemanasan paling tidak sepuluh menit untuk menyiapkan otot, gerakan inti selama tiga puluh menit dan sisanya untuk pendinginan.
"Semua tahap ini tidak boleh ada yang dilewati. Karena ini saling melengkapi satu sama lain. Jika tidak dilakukan, bukannya tubuh semakin sehat, namun sebalinya, terangnya dalam tayangan Dokter Unair TV.
Frekuensi olahraga pun tak perlu sering. Cukup satu minggu dua kali, yang paling penting, sebagai lansia, tubuh tetap beraktifitas selama puasa.
Karena kadar cairan dalam tubuh lansia berkurang tinggal 50 persen tubuh saat puasa, lansia rentan dehidrasi.
Maka dari itu diupayakan untuk berolahraga di waktu yang aman.
"Seperti menjelang berbuka puasa atau setelah tarawih. Dengan begitu, lansia bisa langsung minum air selepas olahraga untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar melalui keringat," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Foto-Ilustrasi-lansia-berolahraga.jpg)