Perahu Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi, Begini Nasib 11 Orang Nelayan
Perahu motor jenis jurung nelayan asal Dusun Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, tenggelam
Penulis: Izi Hartono | Editor: Rudy Hartono
SURYA.co.id|SITUBONDO - Perahu motor jenis jurung nelayan asal Dusun Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, tenggelam saat melaut, Jumat (8/4/2022).
Untungnya, sebanyak 11 orang nelayan berhasil diselamat nelayan yang lain
Tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan laut itu, namun kapal motor milik Munakip, tenggelam di perairan laut desa setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin membenarkan tenggelamnya perahu nelayan tersebut.
Menurutnya, sekirar pukul 13.00, perahu motor jurung dengan 11 orang nelayan berangkat melaut.
Setibanya dilokasi pencarian ikan, kata Zainul, para nelayan mulai menebar jaring ikanya ke laut. Namun pada para nelayan mulai menarik jaringnya, tiba tiba cuaca buruk dan angin kencang serta gelombang tinggi datang menyebabkan perahu oleng dan hilang kendali karena kemasukan air laut.
"Karena air laut banyak yang masuk, perahu nelayan itu tenggelam," ujar Zainul.
Belasan nelayan, lanjutnya, berusaha menyelamatkan diri dengan benda benda yang digunakan agar tidak tenggelam.
"Untung saat kejadian ada nelayan yang melihat dan langsung menolong para nelayan itu," katanya.
Dikatakan, kabar tenggelamnya perahu nelayan didengar dengan lain, sehingga sekitar pukul 18.30 WIB para nelayan berangkat untuk membantu proses evakuasi nelayan yang perahunya tenggelam tersebut
"Semua nelayan kondisi selamat dan sekarang sudah dibawa ke pinggir pantai,"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/11-nelayan-selamat.jpg)