Travel

Pasca Kenaikan PPN dan Harga Pokok, Ini yang Dilakukan Pelaku Usaha Pariwisata Kota Batu

Pelaku usaha seperti di Selecta atau Jatim Park Group belum bisa menaikkan harga makanan dalam waktu dekat ini.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, pelaku usaha seperti di Selecta atau Jatim Park Group belum bisa menaikan harga makanan dalam waktu dekat ini. 

SURYA.CO.ID, BATU - Para pelaku usaha pariwisata di Kota Batu tengah mencari titik keseimbangan imbas dari kebijakan kenaikan PPN dari 10 persen menjadi 11 persen.

Akibat kenaikan PPN sebesar 1 persen itu, sejumlah harga bahan pokok juga ikut naik.

Para pelaku kuliner juga menaikan harga dagangannya.

Pun tempat-tempat kuliner lainnya seperti restoran di hotel atau warung makan keluarga.

Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, pelaku usaha seperti di Selecta atau Jatim Park Group belum bisa menaikkan harga makanan dalam waktu dekat ini.

Meskipun kenaikan harga dikatakanya pasti terjadi, namun prosesnya akan berlangsung secara bertahap.

"Naik itu pasti karena mengikuti harga-harga komposisi makanan yang juga naik, namun kami tidak bisa serta-merta menaikan. Kami lakukan secara bertahap agar wisatawan tidak kaget," ungkapnya.

Kenaikan harga minyak goreng, disusul gas dan Pertamax memberi pengaruh cukup signifikan.

Di sisi lain, para pelaku usaha mencoba mempertahankan kepercayaan wisatawan agar tetap berkunjung ke Kota Batu.

Sujud yang juga menjabat Direktur Utama PT Selecta menjabarkan, di Selecta harga makanan berkisar di atas Rp 15 ribu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved