Plt Bupati Nganjuk Optimistis Segera Atasi Naiknya Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Pemkab Nganjuk sendiri telah menyiapkan berbagai kemudahan bagi investor yang akan menanamkan investasinya di Kabupaten Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Nganjuk
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi selalu menyempatkan diri bersama warga dalam kegiatan sosial. Hal itu dilakukan dengan berbaur dan berinteraksi bersama warga dan selalu ceria bersama anak-anak digendonganya. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Terjadinya kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu target perbaikan dari Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi.

Ini dikarenakan naiknya angka kemiskinan dan pengangguran sebagai salah satu indikator capaian perekonomian dan kesejahteraan dari masyarakat di suatu daerah.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2020 lalu sebesar 11,62 persen, dan pada tahun 2021 angka kemiskinan naik menjadi 11,85 persen.

Demikian pula dengan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2021 mencapai 4,80 persen dari sebelumnya 4,64 persen.

"Kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran tersebut sebagai dampak dari Pandemi Covid-19. Itu terjadi di seluruh daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi Jawa Timur," kata Marhaen Djumadi.

Melihat kondisi tersebut, dikatakan Marhaen Djumadi, pihaknya bersama tim Pemkab Nganjuk terus berupaya mencari formula terbaik dan tepat untuk bisa kembali menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran.

Karena bagaimanapun, hal itu terkait dengan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk.

"Dan kami optimis, dengan semangat untuk bangkit maka formula untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran bisa didapat secepatnya," tandas Marhaen Djumadi.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, Kabupaten Nganjuk bisa sedikit lega dengan kondisi yang dialami.

Di mana produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Nganjuk selama tahun 2021 mencapai sebesar Rp 28,5 triliun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved