Grahadi

Pemprov Jatim

Menengok Minimarket Kejujuran Inovasi BPSDM Jatim, Serba Self Service dan Pakai Teknologi Digital

Toko gagasan BPSDM Jatim ini juga mengadaptasi teknologi digital finance atau teknologi keuangan digital.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak meninjau minimarket Q-ta Jujur Mart besutan BPSDM Jatim yang diresmikan hari Kamis (31/3/2022) ini. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur terus membuat inovasi layanan untuk para ASN.

Setelah melakukan peresmian ruang bermain dan penitipan anak, hari ini, Kamis (31/3/2022), juga diresmikan minimarket kejujuran BPSDM Jawa Timur yang diberi nama Q_Ta Jujur Mart.

Bukan sekedar minimarket berkonsep kejujuran dan self service, namun toko gagasan BPSDM juga mengadaptasi teknologi digital finance atau teknologi keuangan digital. Di mana setiap yang bertransaksi bisa belanja sendiri dan juga bisa membayar mandiri melalui pembayaran QR code.

Peresmian toko Q_Ta Jujur Mart di BPSDM Jatim ini, dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak bersama Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai.

Aries mengatakan, minimarket ini baru pertama kali dimiliki OPD di Provinsi Jawa Timur dengan berkonsep kejujuran. Bahkan, minimarket ini juga melayani 24 jam karena penerapannya tanpa petugas kasir dan penjaga.

“Konsep minimarket yang menerapkan belanja sendiri dan bayar secara mandiri dengan QR code, ataupun juga bisa tunai tanpa kasir ini adalah inovasi pertama di lingkungan OPD. Konsep ini diilhami dari para peserta pelatihan yang sering kesulitan mencari kebutuhan dasar yang dibutuhkan selama berada dalam asrama,” kata Aries.

Lebih lanjut, Aries mengatakan, sistem belanja di sini dilakukan sendiri oleh ASN maupun peserta pelatihan. Mulai mengambil barang dan membeli sampai proses pembayaran dilakukan menggunakan QR code atau tunai yang ditaruh dalam kotak yang disediakan.

Dikatakan Aries, salah satu alasan digagasnya minimarket ini juga untuk mengasah integritas dari para ASN, para peserta pelatihan maupun siapa saja yang belanja di sini. Pasalnya kejujuran harus dijadikan sebagai landasan utama dalam bekerja di sektor apapun.

Termasuk untuk urusan belanja seperti ini. Dengan mereka belanja mandiri dan membayar sendiri tanpa kasir, maka yang mengontrol kejujuran pembeli adalah integritas yang ada dalam diri mereka masing-masing.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak mengapresiasi Q-ta Jujur Mart BPSDM.

Arumi mengaku optimistis, bahwa dengan adanya minimarket kejujuran ini, para peserta diklat dan juga ASN dapat membangun kesadaran diri yang baik. Sehingga, mendukung perkembangan moralitas di lingkungan ASN.

"Konsep-konsep Minimarket Kejujuran ini baik, dan kita tidak boleh takut sebelum memulai. Tidak boleh takut ada ketidakjujuran dan berprasangka buruk. Minimarket ini buka 24 jam, tidak ada pegawainya dan bisa bayar pake cash dan e-money. Semoga semua ini dapat memberikan kontribusi yang positif," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved