Berita Blitar

Cegah Kasus Stunting, Pemkot Blitar Luncurkan Program Dapur Sehat

Pemkot Blitar melaunching program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) untuk menekan angka kasus stunting, Senin (28/3/2022).

Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
samsul hadi/surya.co.id
Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario memberikan bantuan obat dan makanan gizi kepada masyarakat saat launching program Dapur Sehat Atasi Stunting, Senin (28/3/2022). 

Berita Blitar

SURYA.co.id I BLITAR - Pemkot Blitar melaunching program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), Senin (28/3/2022).

Program Dashat diharapkan bisa menekan angka kasus stunting atau kekerdilan di Kota Blitar.

"Kami berharap program ini bisa menekan angka kasus stunting di Kota Blitar. Kalau bisa Kota Blitar masuk zero kasus stunting," kata Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario usai meresmikan program Dashat.

Tjutjuk mengatakan angka kasus stunting di Kota Blitar masuk tiga besar terendah di Jawa Timur.

Angka kasus stunting di Kota Blitar sekitar 12 persen.

Pemerintah pusat mencanangkan angka kasus stunting di daerah harus di bawah 20 persen pada 2024.

"Harapan kami, angka kasus stunting di Kota Blitar bisa terus turun. Kami mencegah dengan memberikan obat-obatan dan gizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, bahkan kepada remaja yang akan menikah," ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Blitar, M Sidik mengatakan lewat program Dashat para ibu hamil mendapat gizi yang cukup sehingga tidak melahirkan anak stunting.

"Dengan program Dashat mereka mendapat gizi yang cukup. Selama 270 hari dalam kandungan, bayi diintervensi dengan gizi," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved