Tips Sehat

Tips Sehat, Menu Buka Puasa Aman bagi Pengidap Kolesterol, Tidak Perlu Mahal

Memilih menu makanan sahur dan buka puasa menjadi kunci bagi para penderita kolesterol tinggi.

Editor: Suyanto
nova.grid.id
Tumis Brokoli untuk menu sahur dan buka puasa bagi penderita kolsterol tinggi 

SURYA.co.id I Bulan Ramadan sudah di depan mata. PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan dimulai Sabtu (2/4/2022) mendatang.

Sebagian kita yang memiliki riwayat gangguan kolesterol, tips berikut bisa membantu mengatasi, sehingga tetap bisa menjalani aktivitas ramadan dan puasa dengan nyaman.

Memilih menu makanan sahur dan buka puasa menjadi kunci bagi para penderita kolesterol tinggi. Dengan menu yang tepat, anda akan santai saja menyantap, tanpa takut hantu bernama kolesterol tinggi.

Tidak harus menu dari bahan mahal. Sedret sayuran dengan harga terjangkau cukup aman dinikmati, seperti brokoli, kubis, wortel, dan lobak.

Menu ikan laut juga bagus dinikmati, dengan catatan cara memasaknya sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Artikel Winona Katyusha berjudul "Bahan Makanan untuk Buka Puasa dan Sahur Bagi Pengidap Kolesterol Tinggi, bisa menjadi rujukan. Artikel dipublikasikan laman hellosehat.com dan telah ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

Apa itu Kolesterol?
Kolesterol merupakan zat yang berperan penting dalam memengaruhi seberapa besar risiko Anda terhadap penyakit jantung.
Bila kadar kolesterol terlalu tinggi, risiko penyakit jantung pun ikut meningkat.

Agar terhindar dari penyakit, Anda harus memastikan kadar kolesterol berada di angka yang normal. Salah satunya dengan menjaga asupan makanan sehari-hari, tak terkecuali di bulan Ramadan.

1. Oatmeal
Oatmeal dapat menjadi pilihan makanan buka puasa bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi. Selain mengenyangkan, makanan ini mengandung serat larut yang baik untuk menjaga kadar kolesterol Anda.

Serat larut tidak diserap di perut, tetapi mengikat kolesterol LDL yang ada di usus dan mengeluarkannya dari tubuh. Konsumsi satu porsi oatmeal bisa memenuhi 3–4 gram kebutuhan serat.

Oatmeal sangatlah mudah diolah dan cocok dikombinasikan dengan banyak makanan. Bahkan, oatmeal bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi.

2. Sayuran
Kandungan serat larut juga bisa Anda temukan pada buah dan sayuran.
Pentingnya konsumsi buah dan sayuran sudah sering digaungkan, mengingat khasiatnya yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.

Buah dan sayur mengandung vitamin, mineral, dan zat kimia lainnya yang membantu tubuh tetap sehat. Makanan ini juga cenderung rendah kalori, jadi aman bagi Anda yang ingin menjaga berat badan.

Beberapa jenis sayurannya dapat meliputi brokoli, kubis, wortel, dan lobak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved