Berita Surabaya

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Ketum PAN Pasrahkan ke Presiden Joko Widodo

Wacana reshuffle kabinet belakangan ini memang kembali bergulir. Sejumlah nama menteri dikabarkan disorot terkait kinerjanya.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat ditemui di sela kegiatan di Surabaya, Minggu (20/3/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyatakan sepenuhnya menyerahkan urusan reshuffle kabinet kepada Presiden Joko Widodo

Pria yang akrab disapa Zulhas tak banyak berkomentar perihal santernya kabar PAN bakal mendapat jatah kursi saat kocok ulang di kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. 

"Reshuffle itu hak penuhnya Pak Presiden, terserah beliau," singkat Zulhas saat ditemui di sela kegiatan di Surabaya pada Minggu (20/3/2022) petang. 

Apakah komunikasi sudah terjalin, Zulhas enggan memberikan komentar lebih jauh. Dia hanya menyebut memasrahkan sepenuhnya pada Presiden Jokowi. 

Wacana reshuffle kabinet belakangan ini memang kembali bergulir. Sejumlah nama menteri dikabarkan disorot terkait kinerjanya.

Isu masuknya PAN ke Kabinet Indonesia Maju pertama kali disuarakan oleh politisi PKB Luqman Hakim. Kabar yang ia terima, Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle pada akhir Maret ini. 

Namun, Luqman belum bisa memastikan plot kursi menteri yang akan didapat oleh PAN. Dia mengaku juga belum mendapatkan informasi lengkap mengenai isu reshuffle ini.

"Tapi belum tahu pastinya kapan dan posisinya apa, masih kabar-kabar sih," ucap Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini dikutip dari Tribunnews.com

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto sebelumnya membenarkan, isu partai berlambang matahari bersinar itu bakal mendapat jatah posisi di Kabinet Indonesia Maju. 

Santer kabar PAN akan mendapat dua posisi, yakni 1 kursi menteri dan 1 kursi wakil menteri. 

"Internal PAN solid dan sepakat menyerahkan pembicaraan soal itu kepada Ketum (Zulhas). Ketum PAN yang mengomunikasikan dengan Presiden," ungkapnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved