Berita Sidoarjo

Tambah Koleksi Buku Kampung Lali Gadget Sidoarjo, BHS Ingin Anak-Anak Hilangkan Kecanduan ke Gadget

Selain melihat sendiri permainan-permainan tradisional tetap terjaga di sana, BHS juga melihat-lihat perpustakaan dan aktivitas masyarakat sekita

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya/m taufik
politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyerahkan buku kepada pengelola Kampung Lali Gadget Sidoarjo, Jumat (18/3/2022). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Kampung Lali Gadget (KLG) yang didirikan di Dusun Bendet 02/03, Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo sejak 2018 silam, memang menjadi tempat agar anak-anak kembali mengenal permainan riil, bukan dari handphone (HP).

Dan sampai sekarang KLG terus mendorong anak-anak untuk melakukan permainan tradisional, juga menguatkan literasi lewat perpusatakaan.

Dukungan program itupun mendapat support dari banyak pihak. Yang terbaru, politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyumbangkan sejumlah buku untuk menambah koleksi perpustakaan. “Senang bisa hadir di sini lagi. Perkembangannya sudah luar biasa,” kata BHS saat berkunjung ke KLG, Jumat (18/3/2022).

Selain melihat sendiri permainan-permainan tradisional tetap terjaga di sana, BHS juga melihat-lihat perpustakaan dan aktivitas masyarakat sekitar.

“Berawal dari tempat pendidikan anak, sekarang sudah menjadi area wisata. Artis-artis juga banyak yang ke sini, termasuk Luna Maya dan artis top lainnya,” lanjut BHS.

Dalam pertemuan itu, BHS juga mengajak pengelola untuk bersama menggelar lomba permainan daerah. Antara kain lomba lari pakai egrang dan lomba sepakbola egrang. “Tentu akan sangat seru. Semoga dalam waktu dekat bisa terealisasi,” harapnya.

Menurut Irfandi, pengelola KLG, lomba-lomba itu kemungkinan bakal dilaksanakan setelah Lebaran Idul Fitri mendatang. “KLG sejak awal didirikan memang dengan swadaya masyarakat. Makanya Kami sangat bersyukur ketika semakin banyak masyarakat yang support dan terlibat dalam perkembangannya,” ujar Irfandi.

Melalui permakaman daerah, literasi di perpustakaan dan beberapa program di sana, diharapkan bisa menjadi pencegah anak-anak kecanduan gadget.

“Kita tahu bersama, bagaimana potensi kecanduan gadget terhadap anak. Makanya kira harus bersama-sama melakukan hal-hal positif untuk mencegahnya,” tambahnya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved