Ramadan 2022
Niat Puasa Nisfu Syaban Siang Hari Ini 17 Maret 2022, Dilengkapi Keutamaan
Sebelum menyambut malam pengampunan dosa tersebut, terdapat anjuran melaksanakan Puasa Nisfu Syaban. Ini bacaan niat puasa Nisfu Syaban.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Malam Nisfu Sya'ban 1443 H jatuh pada hari ini Kamis, 17 Maret 2022 setelah matahari tenggelam (waktu Sholat Maghrib).
Sebelum menyambut malam pengampunan dosa tersebut, terdapat anjuran melaksanakan Puasa Nisfu Syaban.
Puasa Nisfu Sya'ban 2022 cukup istimewa karena bertepatan dengan jadwal Puasa Kamis dan Puasa Ayyamul Bidh hari ke-2, sehingga apabila melaksanakannya bisa mendapat sejumlah keutamaan sekaligus.
Adapun bacaan niat Puasa Nisfu Syaban seperti puasa sunnah lainnya, yaitu boleh dibaca pada siang hari, dengan catatan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa dari sejak waktu subuh.
Baca juga: Panduan Baca Yasin di Malam Nisfu Syaban Disertai Doa Arab dan Latin
Niat Puasa Syaban
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnati Sya'bana lillâhi ta'âlâ
Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah ta'ala.
Niat Puasa Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatal Lillaahi Ta'aalaa.
Saya niat puasa pada hari kamis, sunat karena Allah Ta'aalaa.
Niat puasa Ayyamul Bidh
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta'ala
"Saya niat berpuasa besok pada Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta'ala."
Baca juga: Doa dan Dzikir Nisfu Syaban Arab dan Latin, Setelah Sholat Maghrib
Keutamaan Puasa Nisfu Syaban
Anjuran melaksanakan Puasa Nisfu Syaban, didasarkan pada hadist berikut:
Dari [Ali bin Abu Thalib] ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila malam nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban), maka shalatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit bumi pada saat itu ketika matahari terbenam, kemudian Dia berfirman: “Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya Adakah orang yang meminta rizki maka Aku akan memberinya rizki Adakah orang yang mendapat cobaan maka Aku akan menyembuhkannya Adakah yang begini, dan adakah yang begini…hingga terbit fajar." (Dalam Kitab Sunan Ibn Majah juz 1 halaman 444, hadits nomor 1388)
Hadist lain yang menjelaskan anjuran melaksanakan Puasa Syaban:
Dalil pelaksanaan puasa Sya’ban adalah hadits shahih dari Nabi Muhammad saw: “Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering berpuasa sehingga kami katakan: ‘Beliau tidak berbuka’; beliau juga sering tidak berpuasa sehingga kami katakan: ‘Beliau tidak berpuasa’; aku tidak pernah melihat Rasulullah saw menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadlan; dan aku tidak pernah melihat beliau dalam sebulan (selain Ramadhan) berpuasa yang lebih banyak daripada puasa beliau di bulan Sya’ban’." (Muttafaqun ‘Alaih. Adapun redaksinya adalah riwayat Muslim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ustadz-abdul-somad-menjelaskan-apa-itu-nisfu-syaban.jpg)