Travel

Syarat Terbang Makin Mudah, Jumlah Penumpang di Bandara Juanda Naik 15,9 Persen

Menurut Sisyani aturan penerbangan terbaru ini tentunya sangat mempermudah calan penumpang.

tribun jatim/fikri firmansyah
Tren penumpang di Bandara Juanda semakin membaik seiring berlakunya syarat terbang yang makin mudah alias tanpa perlu menunjukan dokumen hasil negatif RT-PCR maupun swab antigen (khusus yang sudah vaksin dosis kedua dan ketiga). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dunia transportasi udara menyambut baik dengan diberlakukannya SE Satgas Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan SE Kementerian Perhubungan Nomor 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai tanggal 8 Maret 2022.

“Alhamdulillah, kabar baiknya kini bagi yang akan melakukan perjalanan udara apabila telah mendapatkan vaksin lengkap atau booster maka tidak perlu lagi melampirkan dokumen hasil negatif RT-PCR maupun swab antigen.

Menyikapi aturan tersebut kami dan pihak maskapai terus mensosialisasikan kepada para pengguna jasa transportasi udara terkait perubahan persyaratan penerbangan,” ujar General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar, Sabtu (12/3/22).

Baca juga: Saluran Pipa Air Rusak Terkena Longsor Usai Diperbaiki, Air PDAM Kota Batu Kembali Normal

Menurut Sisyani aturan penerbangan terbaru ini tentunya sangat mempermudah calan penumpang.

“Saat ini syarat membawa hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3x24 jam ataupun swab antigen yang berlaku 1x24 jam hanya untuk calon penumpang yang baru vaksinasi dosis 1 dan yang tidak bisa divaksin karena kondisi kesehatan khusus dengan disertai surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah,” jelasnya.

Sisyani menambahkan, syarat kartu vaksinasi dan hasil negatif RT-PCR ataupun swab antigen sendiri juga dikecualikan bagi pelaku perjalanan untuk usia di bawah 6 tahun.

“Namun, pada surat edaran tersebut, dijelaskan untuk usia di bawah 6 tahun dapat melakukan perjalanan udara dengan pendampingan dan tidak perlu membawa hasil negatif antigen atau RT PCR," tambahnya.

Baca juga: Bandara Juanda Dibuka untuk Umroh dan PPLN, Jadi Spirit Kebangkitan Ekonomi Jatim

Selama tiga hari diberlakukannya aturan tersebut atau sejak Hari Selasa hingga Kamis (8-10 Maret 2022), jumlah penumpang yang telah dilayani Bandara Juanda sebanyak 61.895 penumpang atau meningkat sebesar 15,9 persen jika dibandingkan pada periode hari yang sama minggu sebelumnya yang mencapai 53.361 penumpang.

“Kemudian untuk jumlah pesawat sebanyak 470 penerbangan atau meningkat 1,1 persen dan jumlah pengiriman kargo mencapai 578.049 kg atau meningkat 21,4 persen dari periode sebelumnya tanggal 1 hingga 3 Maret 2022,” ujar Sisyani.

Sedangkan untuk rata-rata jumlah penumpang harian tertinggi mencapai 22.107 penumpang pada Kamis (10/3/2022) yang sebelum berlakunya aturan tersebut hanya mencapai maksimal rata-rata jumlah harian sebanyak 18.252 penumpang.

“Jadi rata-rata jumlah harian meningkat hingga 21,1 %. Sedangkan untuk jumlah pesawat cenderung stabil yaitu rata-rata harian mencapai 155 hingga 160 pergerakan pesawat.

Berkaca dari semua itu, kami optimis beberapa waktu ke depan akan terjadi tren positif pergerakan jumlah penumpang," tandasnya.

BACA BERITA TRAVELING LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved