Selasa, 19 Mei 2026

Berita Gresik

Tingkatkan Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi, Petrokimia Gresik Gandeng Kejaksaan

Petrokimia Gresik bersama Kejati Sulsel akan melakukan berbagai upaya diantaranya pengamanan dan pengawalan penyaluran pupuk Petrokimia Gresik.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Petrokimia Gresik
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Kajati Sulawesi Selatan Raden Febrytrianto di Makassar menandatangani MoU untuk pengawasan pupuk bersubsidi, Kamis (10/3/2022). 

SURYA.CO.ID,  GRESIK - Petrokimia Gresik menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan kelancaran sekaligus pengamanan penyaluran pupuk bersubsidi, Kamis (10/3/2022).

Komitmen ini tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani langsung Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Raden Febrytrianto di Makassar.

Dwi Satriyo mengatakan, dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan tanggung jawab penyaluran pupuk bersubsidi terbesar, aspek pengamanan distribusi pupuk bersubsidi selalu menjadi prioritas utama.

“Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak. Untuk itu, kami menggandeng Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk memperkuat proses penyaluran pupuk bersubsidi. Kami berharap, pupuk bersubsidi dapat tersalurkan secara tepat kepada petani yang berhak dan terhindar dari praktik penyelewengan,” kata Dwi Satriyo, dalam rilis Humas Petrokimia Gresik, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Syarat Tes Swab Dihapus, PO Bus di Terminal Patria Blitar Optimistis Penumpang Meningkat

Menurut Dwi Satriyo, melalui kerja sama ini, Petrokimia Gresik bersama Kejati Sulsel akan melakukan berbagai upaya diantaranya pengamanan dan pengawalan penyaluran pupuk Petrokimia Gresik.

Selain itu, Kejati Sulsel juga berkoordinasi dalam tugas dan fungsi masing-masing pihak dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pengadaan penyaluran pupuk kepada seluruh elemen yang terlibat dalam pendistribusian pupuk bersubsidi.

Pengawasan juga dalam proses penegakan hukum bidang perdata dan tata usaha negara atas pelanggaran ketentuan penyaluran pupuk bersubsidi.

Baca juga: BLT Dana Desa di Kabupaten Tuban Sebesar Rp 26,8 M, Disalurkan di 294 Desa

“Pengawasan penyaluran pupuk di lapangan tidak bisa hanya dilaksanakan oleh kami, butuh dukungan dari berbagai pihak. Semakin banyak pihak ikut pengawasan, maka akan semakin ketat, sehingga tidak ada ruang bagi oknum untuk praktik penyelewengan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengatakan, Petrokimia Gresik telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kejaksaaan Tinggi Jawa Timur diawal tahun ini.

“Kami juga akan melakukan perpanjangan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Gresik untuk memperkuat pengawasan di Gresik sebagai home base perusahaan,” katanya.

Selain berkolaborasi dengan lembaga penegak hukum, Petrokimia Gresik telah menerapkan sejumlah sistem dan aplikasi digital untuk memperkuat pengawasan di seluruh jaringan distribusi Petrokimia Gresik secara real time.

Di antaranya, melalui aplikasi Distribution Planning & Control System (DPCS), Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO) dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

Aplikasi digital ini untuk pengawasan di seluruh jaringan distribusi Petrokimia Gresik.

Baca juga: Gas Elpiji Bocor, Rumah Pedagang Bakso Keliling di Dukuh Pakis Surabaya Ludes Terbakar

Mulai dari pabrik Lini I sampai dengan gudang di tingkat Provinsi Lini II, selanjutnya ke gudang di tingkat Kabupaten Lini III, kemudian diteruskan ke gudang distributor di tingkat kecamatan, hingga distributor mengirimkan ke kios-kios resmi di tingkat desa di Lini IV.

Diketahui, saat ini Petrokimia Gresik mendapat penugasan menyalurkan 5 juta ton pupuk padat atau 56 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi nasional tahun 2022 yakni 9,1 juta ton.

Rinciannya, Urea sebanyak 715.665 ton, NPK sebanyak 2.052.214 ton, SP-36 sebanyak 541.201 ton, ZA sebanyak 823.475 ton dan Organik Granul sebanyak 936.610 ton. Selain itu, Petrokimia Gresik juga menyuplai 1,8 juta liter pupuk organik cair.

BACA BERITA GRESIK LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved