Grahadi

Pemprov Jatim

Besok Hari Terakhir Pendaftaran Seleksi Terbuka Sekdaprov Jatim, Hingga Kini Masih Nihil Pendaftar

Hingga hari Kamis (10/3/2022) ini, pendaftaran seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Sekdaprov Jatim masih juga nihil pendaftar. 

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Aries Agung Paewai.  

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Meski sudah memasuki hari keempat, hingga hari Kamis (10/3/2022) ini, pendaftaran seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Sekdaprov Jatim masih juga nihil pendaftar. 

Padahal sebagaimana diketahui, bahwa pendaftaran seleksi terbuka ini dilaksanakan lima hari sejak hari Senin (7/3/2022), dan akan ditutup pada Jumat (11/3/2022) besok.

Masih nihilnya pendaftar ini diamini oleh Sekretaris Pansel yang juga Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Aries Agung Paewai

Aries mengakui, hingga hari keempat pendaftaran seleksi Sekdaprov Jatim masih nihil peserta.

Namun, dari pantauan proses pemeriksaan kesehatan tercatat ada enam kepala OPD yang sedang mempersiapkan diri. 

“Sampai saat ini belum ada yang mendaftar. Tapi itu mungkin karena masih melengkapi persyaratan-persyaratan. Insya Allah sampai besok nama-nama pendaftar itu akan masuk," ujar Aries. 

Namun saat ditanya siapa saja enam pendaftar yang akan mengikuti seleksi, Aries menolak menyebut nama-namanya. 

Sebab, dikatakan Aries, seluruh proses yang berjalan harus sesuai dengan tahapan yang dilalui. Bahwa para calon mendaftarkan diri melalui online dengan kelengkapan yang dipersyaratkan. 

Jika sudah mendaftar dan masuk dalam sistem maka akan dilanjutkan dengan tahapan seleksi berkas yang akan dilakukan oleh sekretariat berdasarkan persetujuan tim pansel.

Meski begitu, yang hampir bisa dipastikan, salah satu calon pendaftar dalam seleksi terbuka Sekdaprov Jatim nantinya adalah Indah Wahyuni, yang kini menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Jatim. 

Lantaran mengikuti seleksi, Indah Wahyuni diketahui mengundurkan diri dari jabatannya selaku Sekretaris Pansel, yang kemudian digantikan posisinya saat ini oleh Aries.

Lebih lanjut Aries menjelaskan, bahwa salah satu syarat dari pendafatran di seleksi terbuka ini adalah adanya izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Menurut Aries, hal tersebut secara otomatis akan terpenuhi. 

Sebab, secara prinsip Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai PPK mempersilakan siapa pun kepala OPD yang memenuhi syarat untuk mendaftar calon Sekda. 

“Jadi ini persaingannya benar-benar terbuka. Ibu gubernur sudah menyampaikan siapa saja kepala OPD boleh mendaftar. Jika ada administrasi yang perlu ditandatangani oleh ibu gubernur, nanti akan langsung diproses," ujar Aries. 

Dengan melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Pansel Sekdaprov, maka ini sekaligus menjadi jawaban bahwa Aries tidak akan masuk dalam kontestasi ini. 

Ditanya alasan tidak mendaftar, Aries mengaku masih ingin lebih banyak belajar dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang telah diberikan pimpinan. 

Terkait usia, menurut Aries, tidak akan menjadi masalah. Karena saat ini tren pejabat usia muda sudah biasa. Bahkan di lingkungan kementerian, pejabat eselon I direktur jenderal itu usianya muda-muda. Jadi sudah tidak masalah lagi muda atau tua yang menjabat di posisi yang tinggi.

“Tapi bagaimana seseorang itu mempunyai ilmu dan pengalaman yang cukup sebelum mendapat tugas yang lebih tinggi. Bahkan ada yang lebih muda dari pada saya di kementerian itu jadi eselon I," ujar Aries.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved