3 FAKTA TERBARU Kasus Oknum TNI AD Buang Sejoli: Nasib Hukuman Kolonel P, Kejahatan Lain Terungkap

Berikut rangkuma fakta terbaru tentang kasus tiga oknum TNI AD membuang sejoli korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, ke sungai.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kolonel P, otak pembuangan sejoli di Nagreg saat disidang. Simak Fakta Terbaru Kasus Oknum TNI AD Buang Sejoli. 

SURYA.co.id - Berikut rangkuman fakta terbaru tentang kasus tiga oknum TNI AD membuang sejoli korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, ke sungai.

Kini terungkap hukuman untuk Kolonel P yang telah memerintahkan dua anggotanya untuk membuang sejoli tersebut.

Selain itu, terungkap juga aksi kejahatan Kolonel P sebelumnya, yakni pernah mem-bom rumah seseorang.

Fakta-fakta ini terungkap dalam sidang dakwaan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta pada Selasa (8/3/2022).

Berikut selengkapnya melansir dari TribunJakarta.com dalam artikel 'Kita TNI, Gak Usah Cengeng' Kata Kolonel P, Niat Anak Buahnya Bawa Sejoli yang Ditabrak ke RS Pupus'.

1. Terungkap kejahatan lain Kolonel P

Oditur Militer Kolonel Sus Wirdel Boy kemudian membacakan kronologi pembuangan Salsabila dan Handi.

Terkuak Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko mulanya ogah membuang Salsabila serta Handi ke sungai.

Mereka meminta Kolonel P, untuk membawa Salsabila dan Handi ke Puskesmas terdekat.

Namun Kolonel P menolak permintaan tersebut.

"Itu anak orang pasti dicariin sama orangtuanya, mending kita balik," ucap Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko, dalam naskah kronologi yang dibacakan Kolonel Sus Wirdel Boy.

"Kamu diam saja ikuti perintah saya," tegas Kolenel P.

Tak menyerah, Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko kembali memohon kepada Kolonel P untuk mengurungkan niat jahatnya.

Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko mengaku tak ingin terlibat dalam masalah.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved